Komparasi model pembelajaran earth science community dan grup investigasi pada scientific approach

Jailani Husain Saleh, Muhsinatun Siasah Masruri

Abstract


Tujuan penelitian ini untuk (1) menguji perbedaan hasil belajar model earth science community dan group investigation (GI); (2) menguji perbedaan hasil belajar model earth science community dan GI pada siswa dengan gaya belajar visual; (3) menguji perbedaan hasil belajar model earth science community dan GI pada siswa dengan gaya belajar auditorial;  dan (4) menguji interaksi pengaruh antara model pembelajaran dan gaya belajar siswa terhadap hasil belajar geografi. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain faktorial 2x2. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri di Kota Kupang yang tersebar pada 12 sekolah. Teknik sampling yang digunakan adalah Simple Random Sampling dan terpilih 2 sekolah sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan: (1) tidak terdapat perbedaan hasil belajar model earth science community dan GI pada aspek kognitif  dengan p = 0,374 > 0,05; pada aspek afektif dengan p = 0,645 > 0,05, dan pada aspek psikomotor dengan p = 0,969 > 0,05; (2) terdapat perbedaan hasil belajar model earth science community dan GI pada siswa dengan gaya belajar visual, pada aspek kognitif dengan p = 0,009 < 0,05; pada aspek afektif dengan p = 0,014 < 0,05 dan pada aspek psikomotor dengan p = 0,024 < 0,05;  (3) terdapat perbedaan hasil belajar model earth science community dan GI pada siswa dengan gaya belajar auditorial, pada aspek kognitif dengan p = 0,042 < 0,05; pada aspek afektif dengan p = 0,026 < 0,05 dan pada aspek psikomotor dengan  p = 0,017 < 0,05; (4) terdapat interaksi pengaruh model pembelajaran dan gaya belajar siswa terhadap hasil belajar geografi, pada aspek kognitif dengan p = 0,008 < 0,05, pada aspek afektif  dengan p = 0,004 < 0,05 dan pada aspek psikomotor dengan p = 0,006 < 0,05.

 

Abstract

This study aims to test: (1) the difference in the learning outcomes through the earth science community and group investigation (GI) models, (2) the difference in the learning outcomes through the earth science community and GI models among students with the visual learning style, (3) the difference in the learning outcomes through the earth science community and GI models among students with the auditory learning style, and (4) the interaction of the effects of the learning models and the students’ learning styles on the geography learning outcomes. The study employed the quasi-experimental method with a 2x2 factorial design. The research population comprised all students of state senior high schools (SHSs) in Kupang city in 12 schools. The sampling technique was the simple random sampling technique and 2 schools were selected as the research subjects. The results of the study are as follows. (1) There is no difference in the learning outcomes between the students learning through the earth science community and GI models in the cognitive aspect with p = 0.374 > 0.05, in the affective aspect with p = 0.645 > 0.05, and in the psychomotor aspect with p = 0.969 > 0.05.(2) There is difference in the learning outcome through the earth science community and GI models among the students with the visual learning style in the cognitive aspect with p = 0.009  < 0.05, in the affective aspect with p = 0.014 < 0.05, and in the psychomotor aspect with p = 0.024 < 0.05. (3) There is difference in the learning outcome through the earth science community and GI models among the students with the visual learning style in the cognitive aspect with p = 0.042 < 0.05, in the affective aspect with p = 0.026 < 0.05, and in the psychomotor aspect with p = 0.017 < 0.05.(4) There is  interaction of the effects of the learning models and the students’ learning styles on the geography learning outcomes in the cognitive aspect with p = 0.008 < 0.05, in the affective aspect with p = 0.004  < 0.05, and in the psychomotor aspect with p = 0.006 < 0.05.


Keywords


Model earth science community; model grup investigasi; gaya belajar; hasil belajar geografi; earth science community model; group investigation model; learning styles; geography learning outcomes

Full Text:

PDF

References


Ayuni, F. N. (2015). Pemahaman guru terhadap pendekatan saintifik (scientific approach) dalam pembelajaran geografi. Jurnal Geografi Gea, 15(2), 1-7. doi: https://doi.org/10.17509/gea.v15i2.3542

Bilatu, N., Rede, A., & Pursitasari, I. D. (2018). Implementasi model pembelajaran invesitigasi kelompok berbasis pendekatan saintifik untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas IV SD INPRES 2 Tondo. Mitra Sains, 6(2), 192-201.

Ghufron, M. N., & Risnawati, R. S. (2013). Gaya belajar kajian teoritik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Hosnan, M. (2014). Pendekatan saintifik dan kontekstual dalam pembelajaran abad 21: kunci sukses implementasi kurikulum 2013. Bogor: Ghalia Indonesia.

Ine, M. E. (2015). Penerapan pendekatan scientific untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi pokok bahasan pasar. Seminar Nasional 9 Mei, 9, p. 270. NTT: Prosiding.

Jones, S. E. (2011). Applying the scientific method. Diakses pada tanggal 9 September 2014. Retrieved form http://www.journalof911studies.com/volume/200704/JonesWTC9 11SciMethod

Kristin, F. (2016). Analisis model pembelajaran discovery learning dalam meningkatkan hasil belajar siswa SD. Jurnal Pendidikan Dasar PerKhasa, 2(1), 90-98. doi: https://doi.org/10.31932/jpdp.v2i1.25

Mixon, K. (2004). Three learning style, four steps to reach them. Teaching Music, 11(4), 48.

Mukhlisah, M., Abdi, A. W., & Purnomowati, D. R. (2017). Perbandingan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran earth science community dan dengan model pembelajaran environmental learning dalam mata pelajaran geografi di SMA Negeri 5 Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Unsyiah, 2(1), 161-169.

Muldayanti, N. D. (2013). Pembelajaran biologi model STAD dan TGT ditinjau dari keingintahuan dan minat belajar siswa. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 2(1), 12-17. doi: https://doi.org/10.15294/jpii.v2i1.2504

Nafiah, Y. N. (2013). Penerapan model problem based learning untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa SMK Islam Tepadu SMART Informatika Surakarta (Unpublished master’s thesis). Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta.

Priyatna, A. (2013). Pahami Gaya Belajar Anak!. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Purbayu B. & Ashari, A. (2005). Analisis statistik dengan Microsoft Excel & SPSS. Yogyakarta: Andi Offset

Ramadhani, S., Anis, U., & Masruro, S. T. (2013). Rancang bangun sistem informasi geografis layanan kesehatan di kecamatan lamongan dengan PHP MySQL. Jurnal Teknika, 5(1), p. 479-484.

Rohmawati, A. (2015). Efektivitas pembelajaran. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 9(1), 15-32. doi: https://doi.org/10.21009/JPUD.091.02

Sagala, S. (2010). Konsep dan makna pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

Star, J. & Estes, J. (1990). Geographic information systems. New Jersey: Prentice Hall.

Sudarsana, I. K. (2018). Pengaruh model pembelajaran kooperatif terhadap peningkatan mutu hasil belajar siswa. Jurnal Penjaminan Mutu, 4(1), 20-31. doi: http://dx.doi.org/10.25078/jpm.v4i1.395

Suhardjo, A. J. (2013). Filsafat sains geografi. Yogyakarta: Budi Utama.

Sumarmi, S. (2012). Model-model pembelajaran geografi. Malang: Aditya Media Publishing.

Suparman, S. (2010). Gaya mengajar yang menyenangkan siswa. Yogyakarta: Pinus.

Trianto, T. (2007). Model-model pembelajaran inovatif berorientasi teori earthcomm. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Utami, P., & Gafur, A. (2015). Pengaruh metode pembelajaran dan gaya belajar siswa terhadap hasil belajar IPS di SMP Negeri di Kota Yogyakarta. Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS, 2(1), 97-103. doi: https://doi.org/10.21831/hsjpi.v2i1.4622

Wardani, K. (2010, November). Peran guru dalam pendidikan karakter menurut konsep pendidikan Ki Hadjar Dewantara. The 4th International Conference on Teacher Education: Join Conference UPI &UPSI, Bandung, Indonesia.

Wena, M. (2009). Strategi pembelajaran inovatif kontemporer. Jakarta: Bumi Aksara.

Winataputra, U. S. (2007). Teori belajar dan pembelajaran. Jakarta: Universitas Terbuka.




DOI: https://doi.org/10.21831/hsjpi.v6i2.7626

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Our journal indexed by:



Printed ISSN (p-ISSN): 2356-1807 | Online ISSN (e-ISSN): 2460-7916


View Harmoni Sosial Stats