Penerapan model pembelajaran group investigation untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial

Azmi Zakiyya Pratami, Suhartono Suhartono, Mohammad Salimi

Abstract


Tujuan penelitian ini, yaitu: 1.) Mendeskripsikan penerapan model pembelajaran group investigation; 2.) Meningkatkan hasil belajar IPS; dan 3.) Mendeskripsikan kendala dan solusi dalam penerapan model pembelajaran group investigation. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV SD Negeri 6 Panjer tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 24 siswa. Data yang digunakan berupa data kualitatif yaitu penerapan model pembelajaran group investigation dan data kuantitatif yaitu hasil belajar IPS tema cita-citaku. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1.) Model group investigation diterapkan dengan langkah: membentuk kelompok, mengidentifikasi topik, merencanakan investigasi, melaksanakan investigasi, menyiapkan laporan akhir, mempresentasikan laporan akhir, dan evaluasi; 2.) Hasil belajar IPS pada tema cita-citaku meningkat. Pada siklus I hingga siklus III angka hasil belajar mengalami peningkatan yang signifikan; dan 3.) Kendala yang ditemui antara lain: siswa kesulitan untuk mencari informasi dari sumber. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran group investigation dapat meningkatkan hasil belajar IPS pada tema cita-citaku.

 

Abstract

The purpose of this study, namely: 1.) Describes the application of the group investigation learning model; 2.) Improving social studies learning outcomes on the theme of my ideals; and 3.) Describing the constraints and solutions in applying the group investigation learning model. This research is collaborative classroom action research. The subjects of this study were teachers and fourth grade students of SD Negeri 6 Panjer 2018/2019 academic year, totaling 24 students. The data used in the form of qualitative data, namely the application of the group investigation learning model and quantitative data, namely the results of social studies learning theme my goal. Data collection techniques used observation, interviews, and tests. The results of this study indicate that: 1.) The investigation group model is applied by steps: forming groups, identifying topics, planning investigations, carrying out investigations, preparing final reports, presenting final reports, and evaluating; 2.) Social studies learning outcomes on the theme of my dreams are increasing. In the first cycle till third cycle always be advance significantly; and 3.) obstacles encountered include: students having difficulty finding information from sources. The conclusion of this study is the application of the Group investigation learning model can improve social studies learning outcomes on the theme of my dreams.


Keywords


Investigasi kelompok; ilmu sosial; hasil belajar; Model pembelajaran; group investigation; social science; learning outcomes; learning model

Full Text:

PDF

References


Andini, G. D. (2016). Pengaruh cooperative learning tipe group investigation terhadap aktivitas dan hasil belajar kimia siswa SMAN 1 Ambarawa (Unpublished doctoral dissertation). Universitas Negeri Semarang, Indonesia.

Asmani, J. M. (2016). Tips efektif cooperatif learning. Yogyakarta: Diva Press.

Delismar, D., Ashyar, R., & Hariyadi, B. (2013). Peningkatan kreativitas dan ketrampilan proses sains siswa melalui penerapan model group investigation. Edu-Sains, 2(1), 25-32.

Dewi, P., & Primayana, K. (2019). Effect of learning module with setting contextual teaching and learning to increase the understanding of concepts. International Journal of Education and Learning, 1(1), 19-26. doi:https://doi.org/10.31763/ijele.v1i1.26

Emda, A. (2017). Kedudukan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran. Lantanida Journal, 5(2), 172-182. doi:http://dx.doi.org/10.22373/lj.v5i2.2838

Erlisnawati, E., & Mahardi, H. (2014). Penerapan model pembelajaran koopertif tipe group investigation berbantuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas IV SD 56 Pekanbaru, Jurnal Primary Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau, 3(1), 9-14.

Gusmawati, G., Zainuddin, Z., & Wati, M. (2013). Meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation. Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika, 1(1), 91-100. doi:http://dx.doi.org/10.20527/bipf.v1i1.865

Huda, M. (2015). Cooperatif learning metode teknik struktur dan model terapan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Indrawati, I. (2018). Pembelajaran group investigasi meningkatkan hasil belajar siswa. JEKPEND: Jurnal Ekonomi dan Pendidikan, 1(1), 17-26. doi:https://doi.org/10.26858/jekpend.v1i1.5056

Isjoni, H. (2013). Cooperative learning efektifitas pembelajaran kelompok. Bandung: Alfabeta.

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2013). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 67 Tahun 2013 tentang Kerangka Dasar Dan Struktur Kurikulum Sekolah/Madrasah Ibtidaiyah.

Masjudin, M. (2016). Pembelajaran kooperatif investigatif untuk meningkatkan pemahaman siswa materi barisan dan deret. Jurnal Edukasi Matematika dan Sains, 4(2), 76-84. doi:http://doi.org/10.25273/jems.v4i2.687

Mustofa, A. A. A., Slameto, S., & Radia, E. H. (2018). Penerapan model group investigation berbantuan media video untuk meningkatkan hasil belajar IPS kelas IV SD. Kalam Cendekia PGSD Kebumen, 6(2.1).

Pebriana, L., Sukib, S., & Junaidi, E. (2018). Pengaruh pembelajaran berbasis masalah (problem based learning) dengan tipe group investigation (Gi) terhadap hasil belajar kimia siswa. Chemistry Education Practice, 1(1). doi:http://dx.doi.org/10.29303/cep.v1i1.883

Presiden Republik Indonesia. (2013). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

Sangadji, S. (2016). Implementation of cooperative learning with group investigation model to improve learning achievement of vocational school students in Indonesia. International Journal of Learning & Development, 6(1), 91-103. doi:http://doi.org/10.5296/ijld.v5i3.9128

Shoimin, A. (2016). 68 model pembelajaran inovatif dalam kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-ruzz media.

Sugiyono, S. (2012). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Supardan, D. (2015). Pembelajaran ilmu pengetahuan sosial. Jakarta: Bumi Aksara

Susanto, A. (2014). Pengembangan pembelajaran IPS di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana Prenadamedia.

Taniredja, A., Faridli, E. M., & Harmianto, S. (2014). Model-model pembelajaran inovatif dan efektif. Bandung: Alfabeta.




DOI: https://doi.org/10.21831/hsjpi.v6i2.23535

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Our journal indexed by:



Printed ISSN (p-ISSN): 2356-1807 | Online ISSN (e-ISSN): 2460-7916


View Harmoni Sosial Stats