Efektivitas tradisional Talempong Pacik terhadap peningkatan disiplin, toleransi, dan kerjasama siswa

Yaumil Ikhsan, Kun Setyaning Astuti

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengaruh tradisional talempong pacik untuk mengetahui sikap disiplin, toleransi, dan kerjasama siswa di SMA Negeri 9 Kota Padang Sumatera Barat. Penelitian ini dilatar belakangi oleh nilai-nilai yang terkadung dalam falsafah (1) alua jo patuik yang berarti disiplin, (2) bajalan paliharo kaki, paliharo lidah, kato sapatah dipikia an, nan elok dek awak ka tuju dek urang yang berarti toleransi, dan (3) ka mudiak sa antak galah, ka hilia sarangkuah dayuang, sasuai lahie jo bathin, sasuai muluik jo hati yang berarti kerjasama yang terkandung dalam kebudayaan Minangkabau yang selalu diwarisi secara turun-temurun salah satunya melalui kesenian tradisional talempong pacik. Pendekatan ini adalah kuantitatif dengan desain eksperimen pre-test pos-test. Sampel sejumlah 30 orang siswa dari 300 populasi siswa kelas X di SMA Negeri 9 Kota Padang Sumatera Barat, ditentukan dengan teknik purposive sampling. Varibel bebasnya adalah permainan musik talempong pacik sedangkan variabel terikatnya adalah disiplin, toleransi, dan kerjasama. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Validitas dan realibilitas instrumen  menggunakan korelasi product moment pearson dan Alpha Cronbach’s. Sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang positif dan signifikan antara pre-test dan pos-test.  Kesenian tradisional talempong pacik berpengaruh terhadap peningkatan sikap disiplin, toleransi dan kerjasama siswa SMA Negeri 9 Kota Padang Sumatera Barat.

Kata kunci: kesenian tradisional, talempong pacik, pendidikan, disiplin, toleransi, dan kerjasama

 

TRADITIONAL EFFECTIVENESS TALEMPONG PACIK TO INCREASED DISCPLINE, TOLERANCE, AND COOPERATION OF STUDENTS

Abstract

This research is aimed at revealing the effect of the traditional art of talempong pacik on the character of discipline, tolerance, and cooperation of the students  of SMAN Padang, Sumatera Barat. This research was based on the philosophical values of 1. alua jo patuik which refers to discipline, 2.  bajalan paliharo kaki, paliharo lidah, kato sapatah dipikia an, nan elok dek awak ka tuju dek urang which refers to tolerance, and 3. ka mudiak sa antak galah, ka hilia sarangkuah dayuang, sasuai lahie jo bathin, sasuai muluik jo hati which refers to cooperation implied in Minangkabau culture and inherited from generation to generation, one of which is through the traditional art of talempong pacik. This research was quantitative research and used the pre-test pos-test experimental design. The sample were 30 students from 300 population of students from tenth graders in SMAN 9  Padang Sumatera Barat, established by using the purposive sampling technique. The independent variable is a music game talempong pacik while the dependent variable is a discipline, tolerance, and cooperation . The validity and the reliability of the instrument were calculated by using Person product moment and Alpha Cronbach’s. While the data analysis using descriptive analysis t test. The result showed that there were differences that positive and significant correlation between pretest and posttest. Talempong art pacik affect the increased discipline, tolerance, and cooperation of students SMA 9 cities desert country western Sumatra.

Keywords: traditional art, talempong pacik, education, discpline, tolerance, and  cooperation


Keywords


kesenian tradisional; talempong pacik; pendidikan; disiplin; toleransi; kerjasama

Full Text:

Fulltext PDF

References


Amir. (2011). Adat Minangkabau: pola hidup dan tujuan hidup orang Minang. Jakarta: Citra Harta Prima

Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Hakimy, I. (1987). Dendang tradisi dan kesenian tradisional minangkabau: suatu lintas sejarah. Jurnal Ekspresi Seni:Ilmu Pengetahuan dan karya seni, 7(2), 128-144.

Presiden Republik Indonesia. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2003

Presiden Republik Indonesia. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. 2005

Suratman, K. (1987). Pokok-pokok ketamansiswaan. Yogyakarta: Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa.

Zainuddin, M. (2010). Pelestarian dan eksistensi dinamis adat Minangkabau. Yogyakrta: Ombak




DOI: https://doi.org/10.21831/hsjpi.v5i1.12012

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Our journal indexed by:



Printed ISSN (p-ISSN): 2356-1807 | Online ISSN (e-ISSN): 2460-7916


View Harmoni Sosial Stats