THE EFFECT OF LEADERSHIP STYLE, ORGANIZATIONAL CULTURE, MOTIVATION ON THE PERFORMANCE OF JUNIOR HIGH SCHOOL PRINCIPAL

Virgana Natawidjaja

Abstract


This study was aimed at determining the direct and indirect effects of leadership style, organizational culture and motivation on the performance of the junior high school principals. This study used survey methods with quantitative approaches and path analysis (path analysis) as a research design. The research respondents were 100 heads of Junior high schools located in Jakarta. The data collection was done through research instruments in the form of questionnaires using Likert scale models. Before analyzing the data with path analysis, a number of statistical tests were carried out first which became a requirement in the path analysis, namely: Error Normality Test; Homogeneity Test; and Test the significance and linearity of the regression coefficient. The results show a direct influence of some factors namely leadership style on the work motivation of the principal; organizational culture on the work motivation of the principal; leadership style on the performance of principals; organizational culture on the performance of principals; work motivation on the performance of the principal. Indirect influences were also found in two factors namely leadership on the performance of principals through motivation and organizational culture factor on the performance of principals through motivation.

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI, MOTIVASI TERHADAP KINERJA KEPALA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan, budaya organisasi dan motivasi terhadap kinerja kepala SMP Negeri, baik secara langsung maupun tidak langsung. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif  dan analisis jalur (path analysis) sebagai desain penelitian. Responden penelitian adalah 100 kepala SMP Negeri di DKI Jakarta. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen penelitian berupa kuesioner melalui model skala likert. Sebelum melakukan analisis data dengan analisis jalur terlebih dulu dilakukan beberapa uji statistik yang menjadi syarat dalam analisis jalur yaitu: Uji Normalitas Galat; Uji Homogenitas; serta Uji signifikansi dan linearitas koefisien regresi. Hasil analisis menemukan bahwa terdapat: pengaruh langsung gaya kepemimpinan terhadap motivasi kerja kepala sekolah; pengaruh langsung budaya organisasi terhadap motivasi kerja kepala sekolah; pengaruh langsung gaya kepemimpinan  terhadap kinerja kepala sekolah; pengaruh langsung budaya organisasi  terhadap kinerja kepala sekolah; pengaruh langsung motivasi kerja terhadap kinerja kepala sekolah; pengaruh tidak langsung kepemimpinan terhadap kinerja kepala sekolah melalui motivasi; dan pengaruh tidak langsung budaya organisasi terhadap kinerja kepala sekolah melalui motivasi.


Keywords


principal performance, leadership style, organizational culture, motivation

References


Arianty, N. (2014). Pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai. Jurnal Manajemen & Bisnis. 14(2), 144-150.
As-Suwaidan, A. T., & Basyaril, F. (2005). Melahirkan pemimpin masa depan. Jakarta: Gema Insan.
Bacal, R. (2005). Perfomance management. (Terj. Surya Dharma & Yanuar Irawan). Jakarta: Gramedia.
Bateman, T. S., & Snell, S. A. (2007).Management: Leading & collaborating in a competitive world. New York: McGraw-Hill/Irwin.
Canadian Association of Student Activity Advisors (CASAA). (2000). Leadership Style. Diunduh dari http://www.sentex.net/~cassa/resources/sourcebook/student-leadership/leadership-styles.htm.
Campling, J., Wiesner, R., & Schermerhorn. J. R. (2006). Management (2nd Asia-Pacific ed.). Sydney: John Wiley & Sons Australia, Ltd.
Chourmain, I. (2008). Acuan normatif penelitian untuk penulisan skrisi, resis, & desertasi. Jakarta: Al-Haramain Publshing House.
Cunningham, W. G., & Paula, A. C. (2003). Educational leadership. New york: Pearson Education, Inc.
Danim, S. (2004). Motivasi kepemimpinan & efektivitas kelompok. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Dewi, R. (2012). Kinerja kepala sekolah: Pengaruh kepemimpinan transfoma-sional, konflik dan efikasi diri. Jurnal Ilmu Pendidikan, 18(2), 150-156.
Evans, J. R. (2005). Total quality management organization and strategy. Canada South Western: Thomson Corporation.
Ekosusilo, M., & Supardjo. (2014). Faktor dominan yang mempengaruho motivasi, kinerja, dan kepuasan guru SMA. Jurnal Ilmu Pendidikkan, 20 (2), 134-143.
Farida, S. I, Iqbal, M., & Kurniasih, A. (2016). Pengaruh kepercayaan dan komitmen organisasi terhadap motivasi dan kepuasan kerja. Jurnal Kependidikan, 46(1), 121-134.
Francisca, L., & Ajisuksmo, C. R. R. (2015). Keterkaitan antara moral knowing, moral feeling, dan moral behavior pada empat kompetensi dasar guru. Jurnal Kependidikan, 45(2), 211-221.
George, J. M., & Jones, G. R. (2005). Understanding and managing organi-zational behavior. New Jersey: Prentice Hall.
Gibson, J. L,. Ivancevich, J. M, & James, H. D. (2009). Organization: Behavior structure processes. New York: McGraw-Hill.
Hanifah, N. (2015). Pengaruh lingkungan kerja, kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kenerja kepala sekolah dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan, 21(2), 167-177.
Hasmi, H. (2010). Pengaruh minat me-ngembangkan potensi diri, karakteristik pekerjaan, kecerdasan emosional, motivasi kerja, dan pelatihan terhadap kinerja guru sekolah luar biasa di Provinsi DKI Jakarta (Desertasi tidak diterbitkan). Program Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta, Jakarta.
Ivancevich, J. M. (2010) . Human Resource management. New York: McGraw Hill.
Kande, F. A. (2011). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja guru SMA/MA di Kabupaten Alor. Jurnal Kependidikan, 45(2), 175-184.
Mangkunegara, P., & Puspitasari, M. (2015). Kecerdasan emosi, stres kerja, dan kinerja guru SMA. Jurnal Kependidikan, 45(2), 142-155.
Momo, A. H. (2010). Pengaruh budaya organisasi, kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap keefektifan kinerja pejabat Pemerintah Daerah Kota Kendari (Desertasi tidak diterbitkan) Program Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta, Jakarta.
Mullins, L. J. (2005). Management and organization behavior. Edinburgh, Harlow, Essex: Prentice Hall.
Newstrom, J. W., & Davis, K. (2002).Organizational behavior: Human behavior at work. New York: McGraw-Hill Higher Education.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional, Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2009).Organizational behavior. Upper Saddle River, New Jersey: Pearson Prentice Hall.
McShein, E. (2004). Organizational culture and leadership, San Fransisco: John Wiley & Son.
McShane, E., & Von Glinow, M. A. (2008)Organizational behavior. New York: McGraw-Hill Companies, Inc.
Siagian, S. P. (2002). Kiat meningkatkan produktivitas kerja. Jakarta: Indo-Hill-Co.
Sobirin, A. (2007). Budaya organisasi, Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
Sumual, T. E. M. (2015). Pengaruh kompetensi kepemimpinan, budaya organisasiterhadap kinerja pegawai Universitas Negeri Manado. Mimbar, 31(1), 71-80.
Tenringsih, A. (2011). Supervisi pengajaran, motivasi, kinerja guru, dan prestasi belajar. Jurnal Ilmu Pendidikan, 17 (6), 425-428.
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004, tentang Pemerintahan Daerah.




DOI: https://doi.org/10.21831/jk.v2i2.9430

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 JURNAL KEPENDIDIKAN

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

p-ISSN: 2580-5525 || e-ISSN: 2580-5533

Indexed by:

          
   


Creative Commons License
Jurnal Kependidikan by http://journal.uny.ac.id/index.php/jk is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


View Journal Stats