Efektivitas Pembelajaran Berbasis Digital Bagi Warga Belajar Program Kesetaraan Paket C Kelas Pekerja di SKB Klaten
DOI:
https://doi.org/10.21831/diklus.v10i1.94853Abstract
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran berbasis digital bagi warga belajar program kesetaraan Paket C kelas pekerja di SKB Klaten dengan menggunakan model QAIT (Quality, Appropriateness, Incentive, Time). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melibatkan seluruh warga belajar kelas pekerja program Paket C di SKB Klaten tahun ajaran 2024/2025. Data dikumpulkan melalui observasi sebagai studi pendahuluan dan metode angket sebagai sumber utama pengambilan data. Data dianalisis menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keempat variabel independen memiliki pengaruh positif terhadap variabel dependen, namun dua variabel yang paling signifikan yaitu dari mutu pengajaran dan fleksibilitas waktu. Secara keseluruhan, pembelajaran berbasis digital cukup efektif dan mampu menjawab kebutuhan kelas pekerja untuk mendapatkan pendidikan secara fleksibel dan sesuai dengan kondisi mereka. Pembelajaran berbasis digital relevan dalam mendukung keberlanjutan pendidikan warga belajar kelas pekerja melalui program kesetaraan paket C di SKB Klaten.
Kata kunci: pembelajaran berbasis digital, efektivitas pembelajaran, kelas pekerja, pendidikan kesetaraan
Effectiveness of Digital-Based Learning for Working Class Students in the Package C Equivalence Program at SKB Klaten
Abstract
This study aims to analyze the effectiveness of digital-based learning for working-class learners in the Paket C equivalency program at SKB Klaten, utilizing the QAIT (Quality, Appropriateness, Incentive, Time) model. A quantitative method was employed, involving all working-class learners enrolled in the Paket C program at SKB Klaten for the 2024/2025 academic year. Data collection involved preliminary observation and the use of questionnaires as the primary data source. The data were analyzed using multiple regression analysis. The results indicate that all four independent variables positively influence the dependent variable; however, teaching quality and time flexibility emerged as the two most significant factors. Overall, digital-based learning is sufficiently effective and capable of meeting the needs of working-class learners by providing flexible education suited to their circumstances. Digital-based learning proves relevant in supporting the continuity of education for working-class learners within the Paket C equivalency program at SKB Klaten.
Keywords: digital-based learning, learning effectiveness, working-class students, equivalency education
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Nanda Az Zahra, Erma Kusumawardani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah allows readers to read, download, copy, distribute, print, search, or link to its articles' full texts and allows readers to use them for any other lawful purpose. Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, the copyright of the article shall be assigned to Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
![]() | Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. |









