Peran Pendamping Program Keluarga Harapan dalam Pengembangan Kapasitas Kelompok Pemberdayaan Keluarga Penerima Manfaat

Authors

  • Theodora Jaung Universitas Nusa Cendana, Indonesia
  • Ambara Saraswati Mardani Universitas Nusa Cendana, Indonesia
  • Gallex Simbolon Universitas Nusa Cendana, Indonesia
  • Nirwaning Makleat Universitas Nusa Cendana, Indonesia
  • Ahmad Hamdan Universitas Siliwangi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.21831/diklus.v10i1.101637

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pendamping PKH dalam pengembangan kapasitas Kelompok Pemberdayaan KPM di Desa Liang Bua, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Informan penelitian terdiri atas 1 orang pendamping PKH sebagai informan utama dan 15 anggota Kelompok Pemberdayaan KPM sebagai informan pendukung. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendamping PKH telah menjalankan perannya sebagai fasilitator, edukator, representatif, dan teknikal. Peran tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga, pembentukan Usaha Bersama Simpan Pinjam, pelatihan berbasis potensi lokal, pemberian motivasi, akses terhadap sumber daya eksternal, serta pendampingan administrasi dan pengelolaan kelompok. Anggota KPM merasakan pendampingan berhasil meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kepercayaan diri, kerja sama, dan kemandirian ekonomi anggota kelompok. Adapun dukungan/hambatan yang dialami pendamping dalam menjalankan perannya dalam peningkatan kapasitas.

Kata Kunci: kelompok pemberdayaan, keluarga penerima manfaat, pengembangan kapasitas, pendamping PKH

 

The Role of Family Hope Program Facilitators in the Capacity Building for Beneficiary Family Empowerment Groups

 

Abstract

This study aimed to examine the role of PKH facilitators in developing the capacity of KPM Empowerment Groups in Liang Bua Village, Rahong Utara District, Manggarai Regency. A qualitative approach with a case study design was employed. Informants consisted of one PKH facilitator as the main informant and 15 KPM Empowerment Group members as supporting informants. Data were collected through observation, interviews, documentation and analyzed using the Miles and Huberman model. Data validity was established through source and technique triangulation. Findings showed that the PKH facilitator performed four roles: facilitator, educator, representative, and technician. These roles were implemented through Family Capacity Building Meetings, a Joint Savings and Loan Business, local-potential-based training, motivation, access to external resources, and assistance in administration and group management. The facilitation improved members’ knowledge, skills, self-confidence, cooperation, and economic independence. The study also identified supporting factors and obstacles encountered by facilitator in developing the group’s capacity.

Keywords: Beneficiary Families, Capacity Building, Empowerment Group, PKH Facilitator

Downloads

Published

2026-03-30

How to Cite

[1]
Jaung, T. et al. 2026. Peran Pendamping Program Keluarga Harapan dalam Pengembangan Kapasitas Kelompok Pemberdayaan Keluarga Penerima Manfaat. Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah. 10, 1 (Mar. 2026), 94–106. DOI:https://doi.org/10.21831/diklus.v10i1.101637.

Issue

Section

Articles

Citation Check