Community-Based Adult Learning sebagai Paradigma Baru Pendidikan Orang Dewasa
DOI:
https://doi.org/10.21831/diklus.v10i2.101540Abstract
Pendidikan orang dewasa tidak hanya berlangsung melalui pembelajaran formal, tetapi juga melalui pengalaman dan interaksi sosial dalam komunitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses pembelajaran perempuan perdesaan dalam komunitas Local Hero di PKBM An-Nur serta perubahan yang terjadi melalui keterlibatan mereka dalam praktik komunitas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Partisipan dipilih secara purposive, terdiri atas pendiri komunitas, anggota baru, dan anggota senior. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan Reflexive Thematic Analysis dengan perspektif Situated Learning dan konsep Community of Practice. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berlangsung melalui empat proses utama, yaitu memasuki komunitas, belajar melalui partisipasi, transformasi identitas, dan menjadi anggota inti komunitas. Anggota baru belajar melalui pengamatan dan keterlibatan bertahap dalam produksi, pemasaran, diskusi, serta aktivitas komunitas lainnya. Proses tersebut tidak hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga membangun kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, jejaring sosial, dan identitas baru sebagai perempuan yang lebih mandiri. Seiring meningkatnya pengalaman, anggota berkembang menjadi mentor dan penggerak komunitas melalui praktik berbagi pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat. Penelitian menyimpulkan bahwa komunitas berfungsi sebagai ruang pembelajaran sosial yang memungkinkan pembelajaran orang dewasa berlangsung secara partisipatif, transformatif, dan berkelanjutan.
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Sodikin Sodikin, Yanti Shantini, Dadang Yunus Lutfiansyah, Mohamad Hadi Ali Mutamam, Hanifah Irnawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah allows readers to read, download, copy, distribute, print, search, or link to its articles' full texts and allows readers to use them for any other lawful purpose. Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, the copyright of the article shall be assigned to Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
![]() | Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. |









