Pemanfaatan metode active debate untuk peningkatan hasil belajar dan karakter kesantunan dalam pembelajaran PKn di SMP

Dwi Cahyaningtyas, Marzuki Marzuki

Abstract


Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan karakter kesantunan dengan memanfaatkan metode Active Debate. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII F SMP Negeri 6 Yogyakarta. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan metode Active Debate dalam pembelajaran PKn dapat meningkatkan hasil belajar dan karakter kesantunan  peserta didik  kelas VIII F SMP Negeri 6 Yogyakarta tahun ajaran 2015-2016. Hal ini terbukti dari kenaikan nilai rata-rata hasil belajar dari 60,64 menjadi 73,79 pada akhir siklus 1 dan menjadi 80,16 setelah siklus 2. Skor kesantunan pada kondisi awal 45,54 menjadi 65,14 pada akhir siklus 1dan menjadi 80,54 setelah siklus 2. Terjadi peningkatan hasil belajar peserta didik dengan rata-rata 13,15 (21,99%) pada akhir siklus 1menjadi  6,37 (8,89%) pada akhir siklus 2 dengan kategori baik, dengan ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 87,50%. Terjadi peningkatan sikap kesantunan dalam berpendapat pada siklus 1 dengan rata-rata  19,61 (48,29%) menjadi 15,40 (24,28%). Total peningkatan pada siklus 2 sebesar 35,01 (80,54%) dan skor tersebut telah mencapai kategori baik.

Kata kunci: metode active debate, hasil belajar, karakter kesantunan

 

THE USE OF THE ACTIVE DEBATE METHOD TO IMPROVE THE LEARNING OUTCOME AND  CHARACTER OF POLITENESS IN THE TEACHING CIVICS EDUCATION IN  SMP

Abstract

This research was action research which was carried out in two cycles ams to determine of learning outcome and character politeness by utilizing the method of Active Debate. The subjects of this research were  VIII F students of SMPN 6 Yogyakarta. The analysis technique used in this research was descriptive qualitative. The result shows that the use of the Active Debate method in teaching Civics Education could improve the  learning outcome and the character of politeness of VIII F students of SMPN 6 Yogyakarta in 2015-2016. This was proven by: (1) The increase of the average score of learning outcomes in the initial condition after cycle 1 60.64 to become 73.79 and after cycle 2 to 80.16. The score of politeness character was 45.54 in the initial conditions and after cycle 1 it increased 65.14 and after cycle 2 to 80.54. There is an improvement in the students’ learning outcome with the average score of 13.15 ( 21.9%) in the first cycle and 6.37 ( 8.89%) in the second cycle, which is in a good category with the classical learning mastery of 87.50%. There is an improvement in students’politeness character in expressing opinions with the average score of 19.61( 48.29%) in the first cycle and 15.40 ( 24.28%) in the second cycle. The total improvement in the second cycle is 35.01 (80.54%) which is in a good category.

Keywords: Active Debate method, learning outcome,  polite character

Keywords


metode Active Debate; hasil belajar; karakter kesantunan

Full Text:

Fulltext PDF

References


Aqib, Z. (2015). Pendidikan karakter di sekolah. Membangun karakter dan kepribadian anak. Bandung: Yrama Widya.

Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Aunurrahman. (2014). Belajar dan pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

Basuki, I & Hariyanto. (2015). Asesmen pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Chaer, A. (2010). Kesantunan berbahasa. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Dananjaya, U. (2012).Media pembelajaran aktif. Bandung: Nuansa

Daryanto & Rahardjo, M. (2012). Model pembelajaran inovatif. Yogyakarta:Gava Media.

Huda, M. (2015). Model-model pengajaran dan pembelajaran. Isu-isu metodis dan paradigmatis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Kunandar. (2014). Penilaian autentik. Depok: PT Rajagrafindo Persada.

Kaufman, R & Herman, J & Watters, K.(2002). Education planning, strategic tactical operational. USA. Manufactured.

Lickona, T. (2013). Character matters. Persoalan karakter. Bagaimana membantu anak mengembangkan penilaian yang baik, integritas, dan kebajikan penting lainnya. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Majid, A. (2015). Strategi pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nucci, L, P & Narvaez, D. (2014). Handbook pendidikan moral dan karakter. Bandung. Nusa Media.

Pranowo. (2012). Berbahasa secara santun. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Purwanto, N.(2004). Psikologi pendidikan. Bandung. PT Remaja Rosdakarya.

Risthantri, P., & Sudrajat, A. (2015). Hubungan antara pola asuh orang tua dan ketaatan beribadah dengan perilaku sopan santun peserta didik. Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS, 2(2), 191-202. Retrieved from http://journal.uny.ac.id/index.php/hsjpi/article/view/7670

Samsuri.(2011). Pendidikan kewarganegaraan sebagai wahana membangun karakter warganegara demokratis.Yogyakarta: UNY Press.

Sanjaya, W. (2013). Strategi pembelajaran. Berorientasi standar proses pendidikan. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.

Semi, A.(2008). Terampil berdiskusi dan berdebat.Bandung:Angkasa

Sukardi.(2011).Statistika pendidikan untuk penelitian dan pengelolaan lembaga diklat. Yogyakarta: Usaha Keluarga.

Sukardi.(2013). Metode penelitian pendidikan tindakan kelasimplementasi dan pengembangannya. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Warsono & Hariyanto.(2013). Pembelajaran aktif, teori dan asesmen.Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Zamroni. (2014). Percikan pemikiran pendidikan Muhammadiyah. Yogyakarta: Ombak.




DOI: https://doi.org/10.21831/hsjpi.v4i2.10057

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Our journal indexed by:



Printed ISSN (p-ISSN): 2356-1807 | Online ISSN (e-ISSN): 2460-7916


View Harmoni Sosial Stats