JARI SELAYAK DURI

 Aulia Puspaning Galih

Abstract


Social media, as the name implies, is a media for people to socialize with the others,
with borderless space and time, over the Internet. Facebook is one of Indonesian favorite
social media. Indonesian does a lot of activities on Facebook, such as posting and
commenting on other people posts. One of the most popular features on Facebook is
the sharing feature. It can share post or link from online media or other people’s post
to their own account. The ease of using the share features, it also raises many cases.
The case of indignation expression of Danish badminton players against the threat of
murder directed against them, until the case of defamation of the President of Indonesia
became a real example of the effects of these features.Many of those kinds of cases result
in social punishment, even prison. Law of The Republic of Indonesia Number 11 year
2008 about Electronic Information and Transaction which had been revised on 2016,
still can not solve social problems which occur on the Internet. In fact, the Act alone will
not be enough to solve social problems. Actually, what society needs is more knowledge
about digital literacy.

 Media sosial, seperti namanya, adalah media bagi masyarakat untuk bersosialisasidengan orang lain tanpa dibatasi ruang dan waktu melalui jaringan internet. Salah satu bentuk media sosial yang paling banyak digunakan saat ini, terutama oleh masyarakat Indonesia, adalah jejaring sosial Facebook. Masyarakat Indonesia melakukan banyak kegiatan di situs jejaring sosial tersebut, seperti mengunggah tulisan dan berkomentar pada suatu unggahan. Salah satu fitur yang digemari di Facebook adalah fitur bagikan yang berfungsi agar pengguna dapat membagi tautan dari orang lain keakun pribadi mereka dengan pengaturan tertentu. Adanya kemudahan dalam menggunakan fitur bagikan tersebut, ternyata malah menimbulkan banyak kasus. Kasus ungkapan kemarahan pemain bulutangkis asal Denmark terhadap ancaman pembunuhan yang ditujukan kepada mereka, hingga kasus penghinaan Presiden Indonesia menjadi contoh nyata dari efek fitur tersebut. Tidak jarang masalah yang ada di jejaring sosial berujung pada hukuman sosial,bahkan dapat masuk dalam ranah hukum pidana. Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik yang telah direvisi pada akhir tahun 2016, ternyata tidak dapat mengatasi masalah sosial yang terlanjur terjadi di internet. Faktanya, Undang-undang saja tidak akan cukup untuk mengatasi masalah sosial. Sebenarnya, yang lebih dibutuhkan masyarakat adalah pengetahuan tentang literasi digital.

Keywords


Hatespeech, Social Media, Digital Literacy

Full Text:

PDF

References


Anya, Agnes. (17 April 2017). Facebook User Reported After Claiming Gang Rape of Ahok Voter ‘Halal’. Diakses dari http://www.thejakartapost.com/news/2017/04/17/Facebook-user-reported-after-claiming-gang-rape-of-ahok-voters-halal.html pada tanggal 20 Agustus 2017. Benkler, Yochai. (2002). Coase'sPenguin, or Linux and The Nature of The Firm. Yale Law Journal, 112(3), 369–446. Benkler, Youchai. (2006). The Wealth of Networks: How Social ProductionTransforms Markets and Freedom. New Haden and London: Yale University Press. Gagliardone, Iginio, et al. (2015). Countering Online Hate Speech. France: UNESCO. Gilster, P., & Glister, P. (1997). Digital Literacy. New York: Wiley Computer Pub.. Ismarani, Dian. (2017). Data Pengguna Internet Tahun 2017 dan Apa Kesimpulan yang Bisa Diambil dari Data Tersebut. Diakses dari https://www.youthmanual.com/post/fun/did-you-know/data-pengguna-internet-tahun-2017-dan-apa-kesimpulan-yang-bisa-diambil-dari-data-tersebut pada tanggal 20 Agustus 2017. Jenkins, Henry. (2006). Convergence Culture (Where Old Media Meets New Media). New York: New York University Press. Kepolisian Negara Republik Indonesia. (2015). Surat Edaran Nomor: SE/06/X/2015 Tentang Penanganan Ujaran Kebencian. Diakses dari http://cdn.bidhuan.id/img/2015/11/download-287674212-Se-Hate-Speech-1.pdf pada 30 Oktober 2017. Knobel, Michele & Colin Lankshear. (2008). Digital Literacies: Concept, Policies, and Practices. New York: Peter Lang Publishing. Kosasih, Risa. (19 Juni 2017). Indonesia Open Ganda Putra Denmark Terima Ancaman Pembunuhan. Diakses dari http://bola.liputan6.com/read/2995766/indonesia-open-ganda-putra-denmark-terima-ancaman-pembunuhan pada 1 Mei 2017. Nugraheny, Dian Erika. (23 Desember 2016). AJI Sebut Baru 5 Persen Media Online Terdaftar di Dewan Pers. Diakses pada http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/16/12/23/oin8e5361-aji-sebut-baru-5-persen-media-online-terdaftar-di-dewan-pers pada 20 Agustus 2017. Nur, Mochamad. (26 Maret 2017). Siber Polri Beberkan Beda Aturan Hate Speech di Amerika dan Indonesia. Diakses dari https://www.jawapos.com/read/2017/03/26/118885/siber-polri-beberkan-beda-aturan-hate-speech-di-amerika-dan-indonesia pada 20 Agustus 2017. Ramadhan, Bilal. (5 Januari 2017). Dewan Pers Terima 750 Aduan Selama 2016. Diakses pada http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/umum/17/01/05/oja1th330-dewan-pers-terima-sebanyak-750-aduan-selama-2016 pada tanggal 20 Agustus 2017. Sa’diyah, Halimatus. (29 Desember 2016). Jokowi Minta Media Online Dievaluasi. http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/16/12/29/oixtxy382-jokowi-minta-media-online-dievaluasi pada 20 Agustus 2017. Sumadiria, AS Haris. (2006). Bahasa Jurnalistik: Panduan Praktis Penulis dan Jurnalis. Bandung: Simbiosa Rekatama Media. Sutrisno, Elvan Dani. (28 November 2016). UU ITE Perubahan Berlaku, Komisi I DPR: Semua Jenis Hate Speech Dilarang. Diakses dari https://news.detik.com/berita/d-3356323/uu-ite-perubahan-berlaku-komisi-i-dpr-semua-jenis-hate-speech-dilarang pada 20 Agustus 2017. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Vatvani, Chadni. (27 Maret 2017). Hate Speech Most Reported Internet Crime in 2016: Indonesian Police. Diakses dari http://www.channelnewsasia.com/news/asiapacific/hate-speech-most-reported-internet-crime-in-2016-indonesian-poli-8596724 pada tanggal 20 Agustus 2017. […]. (6 November 2015). Keberlakuan SE Kapolri Hate Speech dan Dampak Hukumnya. Diakses dari http://www.hukumonline.com/klinik/detail/lt563accb796101/keberlakuan-se-kapolri-hate-speech-dan-dampak-hukumnyapada tanggal 30 Oktober 2017. […]. (8 November 2015). Edaran Penangkal Kebencian. Diakses dari http://icjr.or.id/edaran-penangkal-kebencian/ pada tanggal 30 Oktober 2017. […]. (21 Agustus 2017). Jeratan Hukum Para Penghina Presiden di Media Sosial. Diakses dari http://news.liputan6.com/read/3066985/jeratan-hukum-para-penghina-presiden-di-media-sosial pada tanggal 25 Agustus 2017.




DOI: https://doi.org/10.21831/informasi.v47i2.16766

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Aulia Puspaning Galih

Creative Commons License
Jurnal Informasi by http://journal.uny.ac.id/index.php/informasi is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 

ISSN (p) 0126-0650                            ISSN (e) 2502-3837


INFORMASI indexed by