Mengamati TImbulnya Budaya di dalam Kelompok-Kelompok Kecil *)

Purwanto Purwanto

Abstract


Cara pandang bagaimana sebenarnya budaya organisasi timbul dan saling berinteraksi, bukanlah pekerjaan yang sulit. Asal individu-individu dalam organisasi terbebas dari polusi dan kecenderungan anggapan, bahwa seniro saja yang memahami karakter organisasi. Anggapan ini tidak selamanya salah, tetapi yang penting adalah mengakomodasi berbagai kepentingan individu atau kelompok yang berinteraksi dengan lingkungan, secara profesional harus dianalisis berdasarkan situasi yang umum terjadi dalam organisasi. Analisis hendaknya hanya bersifat fenomenologik yang artinya, gejala yang membedakan kelompok satu dengan lainnya semata-mata untuk kepentingan kemajuan dan keberhasilan organisasi. Maka, analisis timbulnya budaya organisasi harus bebas dari usaha menggeneralisasi kepentingan tertentuyang akibatnya justru akan menimbulkan keretakan dan perpecahan. Mengamati budaya dalam kelompok-kelompok kecil ini, sebenarnya justru merupakan aktivitas yang perlu dikembangkan dan dibudayakan untuk mencari keunggulan dan mengurai hambatan yang sering terjadi dalam organisasi. Keunggulan kelompok merupakan kekuatan yang besar artinya dan jika bersinergi akan menjadikan keberhasilan dan kemajuan organisasi.

 

*) cukilan & ulasan buku "Organization Culture and Leadership" oleh Edger H. Schein


Keywords


budaya; organiasi; fenomenologik

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.21831/efisiensi.v1i1.3752

Refbacks





                         
 
 
Alamat Dewan Redaksi:
Jurusan Pendidikan Administrasi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta
Alamat : Kampus Karangmalang Yogyakarta Kodepos 55281
Telepon (0274) 586168 psw. 1583
 
 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.