Tradisi Slametan pada Masyarakat Jlatren, Jogotirto Berbah, Sleman, Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.21831/dimensia.v8i1.35564Keywords:
Tradisi Slametan, Agama Islam, MasyarakatAbstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis tradisi slametan, nilai budaya Islam dalam Slametan, dan tahapan pelaksanan Slametan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 4 orang, terdiri dari Pemuka Adat dan Agama atau disebut Mbah Kaum, sesepuh desa, dan masyarakat yang masih aktif menjalankan tradisi Slametan, pemilihan informan dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik triangulasi. Teknik analisis data menggunakan analisis Milles dan Huberman. Hasil penelitian ini tradisi slametan terbagi dalam tiga jenis yaitu: Slametan pribadi, Slametan peringatan Hari Besar Agama Islam, dan Slametan yang berkaitan dengan tradisi Dusun. Nilai budaya Islam dalam tradisi Slametan adalah: (1) Perwujudan rasa syukur kepada Tuhan; (2) Memupuk kebiasaan bersedekah.; (3) Sarana penyampaian harapan kepada Tuhan; (4) Menghormati makhluk ghaib. Tahapan pelaksanaan Slametan dimulai dari penentuan tanggal lalu menunjuk perwakilan keluarga untuk menyampaikan undangan lisan Slametan awalnya akan dibuka oleh Rohis / Mbah Kaum serta akan disampaikan tujuan Slametan, pembacaan ayat Al-Qur'an dan doa, ditutup dengan pembagian ubarampe Slametan.References
Geertz, C. (2014). Agama Jawa. Depok: Komunitas Bambu.
Kholil, A. (2008, September-Desember). Agama dan Ritual Slametan. Jurnal El-Harakah, 10.
Mulder, N. (2001). Mistisme Jawa: Ideologi di Indonesia. Yogyakarta: LKIS Pelangi Aksara.
Muqoyyidin, A. W. (2013). Dialektika Islam dan Budaya Lokal Jawa. Ibda: Jurnal Kebudayaan islam.
Rosyidi, A. W. (2012). Doa Dalam Tradisi Islam Jawa. el Harakah, 14.
Sari, D. A. (2017). Slametan Kematian Di Desa Jaweng Kabupaten Boyolali. Haluan Sastra Budaya.
Setyowati, A., & Hanif, M. (2014). Peran Perempuan Dalam Tradisi Upacara Bersih Desa (Studi Kasus Di Desa Kiringan Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan). Jurnal Sejarah dan Pembelajarannya 4, 01.
Sugiono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Sutiyono. (2010). Benturan Budaya Islam: Puritan & Sinkretis. Jakarta: Kompas.
Turner, B. S. (2013). Sosiologi Agama. (Daryatno, Trans.) Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
- Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari karya versi terbitan jurnal (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya pada tahun jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan karya yang diterbitkan lebih awal dan lebih banyak (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).
====================================================
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).