SIPEMJAR Museum Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Sejarah Kelas 11 MIPA 5 SMA Negeri 4 Yogyakarta

 Maria Goretti Sri Nuryati

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk: 1) meningkatkan hasil belajar sejarah  melalui reorientasi pembelajaran sejarah di museum (sipemjar museum); dan 2) mendapatkan bukti-bukti peningkatan hasil belajar sejarah setelah melaksanakan reorientasi pembelajaran sejarah di museum (sipemjar museum)

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan model spiral/siklus dari Kemmis & McTaggart, yang dilakukan di SMA Negeri 4 Yogyakarta pada bulan April dan Mei 2019, dengan menggunakan Museum Benteng Vredeburg dan Museum Pusat TNI Ad Dharma Wiratama Yogyakata sebagai tempat pembelajaran. Penelitian ini berlangsung sebanyak dua siklus, masing-masing terdiri atas empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan dan observasi, serta refleksi. Peneliti bertindak sebagai pelaksana tindakan, sedangkan kolaborator, membantu dalam perencanaan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI MIPA 5 karena kelas ini merupakan kelas yang terendah hasil belajarnya untuk jurusan MIPA. Data yang diperoleh disajikan dalam tabel-tabel, dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif.

            Penelitian ini menyimpulkan bahwa reorientasi pembelajaran sejarah di museum (sipemjar museum) mampu meningkatkan hasil belajar sejarah siswa. Dengan reorientasi pembelajaran sejarah di museum telah terjadi: 1) peningkatkan aktivitas pembelajaran, yang meliputi: aspek sikap dan aspek ketrampilan, 2) peningkatan hasil belajar  sejarah yaitu, rerata skor post test siklus I =  72.6     dan siklus II = 84.7

Keywords


pembelajaran;hasil belajar



DOI: https://doi.org/10.21831/jwuny.v1i2.27590

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Ilmiah WUNY