Simulasi optimalisasi kapasitas pembangkit listrik tenaga surya pada atap gedung

Samsurizal Samsurizal, Andi Makkulau, Rio Afrianda

Abstract


DKI Jakarta merupakan salah satu daerah perkotaan yang padat penduduk dan memiliki bangunan yang padat sehingga pemanfaatan atap bangunan dapat digunakan sebagai sumber energi. Salah satu gedung yang dapat menerapkan pemanfaatan energi terbarukan yaitu gedung administrasi di PT. PJB Unit Pembangkit Muara Karang. Pada gedung tersebut telah dibangun, namun pemasangannya belum optimal dikarenakan luasan pemasangan modul surya kecil sehingga kapasitas yang dihasilkan kecil pula, sementara potensi lokasi yang ada sangat luas. Oleh karena itu, perlu dikaji sejauh mana optimalisasi kapasitas pembangkit listrik tenaga surya pada atap gedung. Dari penelitian yang sudah dilakukan didapat hasil perlu dipasang modul surya sejumlah 143 modul panel surya, dengan kapasitas yang dihasilkan saat terpasang sebesar 42.900 wp dan didapatkan pula potensi energi yang dihasilkan sebesar 93.951 kWh/tahun atau sama dengan mampu menyuplai kebutuhan energi pada di gedung tersebut sebesar 75,11% dan rata-rata produksi harian sebesar 36,27 kWh. Agar potensi energi yang dihasilkan maksimal, perlu optimalisasi potensi dan besarnya luas atap pada gedung. Energi yang dihasilkan dapat semaksimal mungkin di manfaatkan sebagai energi listrik yang pada akhirnya dapat mengurangi beban biaya pemakaian energi listrik.

Optimization of solar power plant capacity on the roof of the building

DKI Jakarta is one of the densely populated urban areas and has dense buildings so that the use of building roofs can be used as a source of energy. One of the buildings that can implement the utilization of renewable energy is the administration building in PT. PJB Muara Karang Power Plant Unit. In the building has been built, but the installation is not optimal because the installation area of small solar modules so that the resulting capacity is small, while the potential of the existing location is very wide. Therefore, it is necessary to examine the extent of optimization of solar power plant capacity on the roof of the building. From the research that has been done obtained the results of the need to install solar modules a number of 143 solar panel modules, with the capacity produced when installed by 42,900 wp and also obtained the potential of energy produced by 93,951 kWh / year, or the same as being able to supply energy needs in the building by 75.11 % and average daily production of 36.27 kWh. In order for the maximum energy potential to be optimized the potential and the size of the roof area in the building. The energy produced can be utilized as electricity that can ultimately reduce the cost of electricity consumption.


Keywords


optimalisasi, PLTS Atap, energi surya, kapasitas energi

Full Text:

PDF

References


Duffie, A. W., & Beckman, W. A. (2008). Solar engineering of thermal processes. John Wiley & Sons.

Hasan, M. H., Mahlia, T. M. I., & Nur, H. (2012). A review on energy scenario and sustainable energy in Indonesia. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 16(4), 2316-2328.

Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. (2019). Statistik ketenagalistrikan 2018. Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Perusahaan Listrik Negara (PLN). (2019). Statistik PLN 2018. Perusahaan Listrik Negara.




DOI: https://doi.org/10.21831/jps.v1i1.44461

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2022 Jurnal Penelitian Saintek

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 p-ISSN: 1412-3991 || e-ISSN: 2528-7036

Indexed by:

     

View My Stats