Implementasi pembelajaran Tematik bagi Anak Berkelainan

 Mujimin Mujimin

Abstract


Diberlakukannya kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) mulai tahun 2006 mendorong pelaksanaan pembelajaran di SDLB kelas I, II, dan III, serta SLB Tunagrahita tingkat dasar maupun tingkat lanjut untuk menggunakan pendekatan pembelajaran tematik.
Implementasi pembelajaran tematik siswa tidak langsung diberi materi berdasarkan per mata pelajaran tetapi materi diberikan secara terpadu dengan menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran, dengan tujuan agar dapat memberikan pengalaman yang lebih bermakna kepada siswa. Aneka mata pelajaran disajikan secara integrated yang diikat dengan tema tertentu. Tema pembelajaran diambil dari hal-hal konkret yang ada di sekitar kehidupan siswa seperti keluarga, kegemaran, binatang, tumbuhan dan lain-lainya. Dari tema inilah guru kemudian mengkaitkan dengan materi pelajaran yang relevan guna mencapai kompetensi yang ditargetkan. Ada beberapa keuntungan dengan pembelajaran tematik seperti itu, antara lain: Materi yang dipelajari siswa tidak terpenggal-penggal oleh pergantian jam pelajaran; Pembelajaran berlangsung secara terintegratif; Mudah dipahami anak, karena semua mengalir (seolah dalam satu mata pelajaran saja); dan Mengurangi terjadinya overlapping untuk topik mata pelajaran yang bersinggungan.

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.21831/jpk.v2i2.983

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c)



Our Journal indexed by:

 



Creative Commons License
JKP (Jurnal Pendidikan Khusus) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://journal.uny.ac.id/index.php/jpk.

View JPK Stats

Flag Counter