Exploration of Students’ Understanding of Geometry Concepts

Rio Fabrika Pasandaran, Universitas Cokroaminoto Palopo, Indonesia
Indah Suciati, Universitas Alkhairaat Palu, Indonesia
Alfisyahra Alfisyahra, Universitas Tadulako, Indonesia

Abstract


This article contains an exploration of conceptual understanding in geometry lectures in the Elementary School Teacher Education Study Program, Cokroaminoto Palopo University, Odd Semester, Academic Year 2020/2021. This research was conducted through a qualitative approach with the aim of explaining the details of the relationship between concepts in detail and recommending appropriate learning in problem solving. Data were collected using observation, documentation, and written tests. The three techniques are elaborated with the aim of analyzing the concepts and problem-solving patterns of the students' final semester test results. The results of the study explain several findings, namely, Teaching geometry should begin with the process of identifying the important concepts that build up a particular problem. These concepts are then analyzed and linked to one another to form a network. The concept network is then represented in an image/visual display. Through this visual display, lecturers can guide students in compiling procedural steps based on the sequence of concepts that have been compiled. Lecturers need to create meaningful learning for students by connecting previous knowledge with new knowledge through various representations, examples, and manipulations and focus on conceptual understanding rather than procedures or rules.

Eksplorasi Pemahaman Konsep Geometri Mahasiswa

Artikel ini memuat eksplorasi pemahaman konsep dalam perkuliahan geometri pada Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Cokroaminoto Palopo Semester Ganjil Tahun Akademik 2020/2021. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan tujuan untuk menjelaskan rincian hubungan antar konsep secara detail, dan merekomendasikan pembelajaran yang tepat dalam pemecahan masalah. Data dikumpulkan menggunakan teknik observasi, dokumentasi, dan tes tertulis. Ketiga teknik tersebut dielaborasi dengan tujuan Hasil penelitian menjelaskan beberapa temuan yakni; pengajaran geometri harus diawali dengan proses identifikasi konsep-konsep penting yang membangun masalah tertentu. Konsep-konsep tersebut selanjutnya dianalisis dan dihubungakan satu sama lain sehingga membentuk sebuah jejaring. Jejaring konsep selanjutnya direpresentasikan ke dalam gambar/tampilan visual. Melalui tampilan visual ini, dosen dapat membimbing mahasiswa dalam menyusun langkah-langkah prosedural berdasarkan urutan konsep yang telah disusun. Dosen perlu menciptakan pembelajaran yang bermakna bagi mahasiswa dengan cara menghubungkan pengetahuan sebelumnya dengan pengetahuan yang baru melalui berbagai representasi, contoh, dan manipulasi dan fokus pada pemahaman konseptual dibandingkan prosedur atau aturan.

Keywords


exploration; conceptual understanding; geometry

Full Text:

PDF

References


Adirakasiwi, A. G. & Warmi, A. (2018). Analisis tingkat berpikir mahasiswa berdasarkan teori Van Hiele ditinjau dari Gaya Kognitif. JP3M: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pengajaran Matematika, 4(1), 1-6. https://doi.org/10.37058/jp3m.v4i1.465.

Ainy, C. (2009). Strategi meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan komunikasi matematika. Didaktis, 8(3), 14 - 19. http://dx.doi.org/10.30651/didaktis.v9i3.245.

Asnawati, S. & Dewi, I. L. K. (2016). Penggunaan teknik murder pendekatan metakognitif untuk meningkatkan penalaran matematis mahasiswa pendidikan matematika pada matakuliah geometri analitik. TEOREMA: Jurnal Teori dan Riset Matematika, 1(1), 2-7. http://dx.doi.org/10.25157/teorema.v1i1.535.

Bossé, M. J., Bayaga, A., Fountain, C., & Young, E. S. (2019). Mathematical representational code switching. International Journal for Mathematics Teaching and Learning, 20(1), 33-61. https://www.cimt.org.uk/ijmtl/index.php/IJMTL/article/view/141.

Bosse, M. J., Young, S. E., Bayaga, A., Davis, L. K., DeMarte, A., & Fountain, C. (2020). Cognitive processes in problem solving in a dynamic mathematics environment. International Journal for Mathematics Teaching and Learning, 21(2), 174-196.

Budiarto, M. T. & Artiono, R. (2019). Geometri dan permasalahan dalam pembelajarannya (Suatu penelitian meta analisis). JUMADIKA: Jurnal Magister Pendidikan Matematika, 1(1), 9 – 18. https://doi.org/10.30598/jumadikavol1iss1year2019page9-18.

Fonna, M. & Mursalin, M. (2018). Pengembangan modul geometri analitik bidang berbantuan wingeom software studi pendidikan matematika Universitas Malikussaleh. Union: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 6(3), 391-402 . http://dx.doi.org/10.30738/union.v6i3.2988.

Gulkilik, H., Kaplan, H. A., & Emul, N. (2019). Investigating the relationship between argumentation and proof from a representational perspective. International Journal for Mathematics Teaching and Learning, 20(2), 131-148. https://www.cimt.org.uk/ijmtl/index.php/IJMTL/article/view/211.

Hodiyanto & Santoso, D. (2019). Geometer’s sketchpad (gsp) dan pemahaman konsep geometri analitik bidang. Kreano: Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif, 10(2), 153-158. https://doi.org/10.15294/kreano.v10i2.20560.

Konita, M., Asikin, M., & Asih, T. S. N. (2019). Kemampuan penalaran matematis dalam model pembelajaran connecting, organizing, reflecting, extending (core). PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, 2, 611-615. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/prisma/article/view/29072.

Krajcevski, M. & Sears, R. (2019). Common visual representations as a source for misconceptions of preservice teachers in a geometry connection course. International Journal for Mathematics Teaching and Learning, 20(1), 85-105. http://www.cimt.org.uk/ijmtl/index.php/IJMTL/article/view/189.

Lydiati, I. (2020). Peningkatan koneksi matematis pada materi transformasi geometri menggunakan strategi pembelajaran react berbantuan media motif batik kelas xii ips 1 sma negeri 7 Yogyakarta. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 5(1), 25-33. https://doi.org/10.51169/ideguru.v5i1.109.

Mahfudy, S. (2017). Strategi pembuktian matematis mahasiswa pada soal geometri. Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika, 1(1), 31-40. Retrieved 12 March, 2021, from https://www.neliti.com/publications/274390/strategi-pembuktian-matematis-mahasiswa-pada-soal-geometri.

Pasandaran, R. F. & Baharuddin, M. R. (2016). Profil berpikir dalam menyelesaikan masalah aljabar berpandu pada taksonomi solo ditinjau dari tingkat efikasi diri pada siswa smp Al-Azhar Palu. Pedagogy, 1(1), 86-96. http://dx.doi.org/10.30605/pedagogy.v1i1.262.

Pasandaran, R. F. & Kartika, D. M. R. (2019). Higher order thinking skill (hots): Pembelajaran matematika kontemporer. Pedagogy, 4(1), 53-62. http://dx.doi.org/10.30605/pedagogy.v4i1.1429.

Pasandaran, R. F. & Mufidah (2020). Studi kasus pembelajaran geometri analitik. Pedagogy, 5(2), 91-105. https://doi.org/10.30605/pedagogy.v5i2.413.

Pratiwi, D. D. (2016). Pembelajaran learning cycle 5e berbantuan geogebra terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis. Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika, 7(2), 191-202. https://doi.org/10.24042/ajpm.v7i2.34.

Rahman, A. A. & Yunita, A. (2018). Penerapan model pembelajaran pace untuk meningkatkan kemampuan pembuktian matematika siswa di kelas vii smp materi geometri. MAJU, 5(1), 27-38. https://ejournal.stkipbbm.ac.id/index.php/mtk/article/view/104.

Shodikin, A. (2015). Peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa melalui strategi abduktif-deduktif pada pembelajaran matematika. Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif, 6(2), 101-110.

Suciati, I. (2019). Penggunaan sajak matematika (cinquains) pada materi bangun datar. Guru Tua: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 2(1), 9-16. https://doi.org/10.31970/gurutua.v2i1.18.

Sudarman, S. W., & Vahlia, I. (2016). Efektifitas penggunaan metode pembelajaran quantum learning terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis mahasiswa. Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika, 7(2), 275-282. https://doi.org/10.24042/ajpm.v7i2.42.

Sumartini, T, S. (2015). Peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa melalui pembelajaran berbasis masalah. Mosharafa Jurnal Pendidikan Matematika, 5(1), 1-10.

Supianti, I & Sari N, M. (2016) Pembelajaran matematika dengan strategi abduktif-deduktif untuk meningkatkan advanced mathematical thinking mahasiswa. Prosiding Seminar Nasional Matematika Universitas Siliwangi, 107-114.

Supriadi, N. (2015). Pembelajaran geometri berbasis geogebra sebagai upaya meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa madrasah tsanawiyah (mts). Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(2), 99-109. https://doi.org/10.24042/ajpm.v6i2.20.

Wardhani, I. S. (2015). Menumbuhkan kemampuan berpikir geometri melalui pembelajaran connected mathematics project (cmp). PENA SD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Anak Sekolah Dasar, 1(1), 97-105. http://dx.doi.org/10.29100/jpsd.v1i01.431.

Weber, K. & Alcock, L. (2004). Semantic and syntactic proof productions. Educational Studies in Mathematics, 56(2), 209-234. https://www.jstor.org/stable/4150282?seq=1.




DOI: https://doi.org/10.21831/jpipfip.v14i2.39562

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Supervised by:


Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan has been indexed by:

  

 

View My Stats

Flag Counter