DUALIsMI!' EKONOMI-SQSIAL .MASYARAKATlMN KESENJANGAN DALAM MEMPEROLEH PENDIDIKAN

Arief Rohman,

Abstract


Kemajuan pembangunan selama Orde Baru sekarang ini
telah bisa dilihat hasilnya. Salah satu indikator paling menonjol
adalah tingginya tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia
di atas rat?-rata negara tlmumnya di dunia, yaitu·" 7%
pertahun. Te'tapi hal ini kurang diimbangi dengan tingkat- pemerataan
....yang memadai. Akibatnya adalah timbulnya kondisi
ekonomi .dan s05ia1 masyarakat yang dualistis atau dik~na}.
dengan Hdualisme ekonomi-sosial masyarakat ll • Yaitu, munculnya
IIkelompok eHtll secara ekonomi dan sosial di satu sisi,
serta lIkelompok marginalII di sisi yang lain.
Kendisi demikian pada kenyataannya menjadi prakondisi
dan berkedudukan sebagai setting pendidikan yang
s.angat berperan dalam menciptakan kesenjangan dalam O1em-·
peroleh pendidikan. Sebagian kelompok masyarakat memperoleh
kesempatan lebih besar dalam mengikuti pendidikan
(Perguruan TinggO, sedang ltelompok masyarakat lainnya
kurang memperolehnya. Sehingga secara logis, ada pengaruh
an tara kondisi ekonomi-sosial masyarakat yang dualistis
terhadap munculnya kesenjangan dalam memperoleh
pendidikan.
Oleh karenanya, upay-l-upaya untuk mengatasi hal itu
telah ditempuh oleh' pemerintah melalui Menter! Pendidikan
dan Kebudayaan RI. De,ngan cara di samping memberikan
peJuang yang sarna kepada semua warga negara untuk mengikuti
pendidikan di Perguruan Tinggi. juga: . diberikan per1indungan
bagi mereka yang secara ekonomi-scsial kurang beruntung
(disadvantaged).

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.21831/cp.v1i1.9160

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




 

Social Media:

     


 

 Creative Commons License
Jurnal Cakrawala Pendidikan by Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan UNY is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://journal.uny.ac.id/index.php/cp/index.

Translator
 
 web
analytics
View Our Stats

Flag Counter