TENAGA KERJA WANITA: PERANANNYA DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI

Pranowo Pranowo,

Abstract


Jumlah penduduk tH;:d<·~l;:].min wanita saat ini sudah tercatat
melebihi pria. Namun, keterlibatan mereka dalam pembangunan
ekonomi masih tetap lebih rendah dibandingkan
dengan pria. Mengingat bahwa desakan kebutuhan pembangunan,
tampaknya peran wanita dalam pembangunan ekonomi
terasa perlu untuk ditingkatkan. Peningkatan peran tenaga
kerja wanita di Indonesia baik dalam percaturan Produk Nasional
Brute (PDB) maupul1 tingkat partisipasi angkatan kerja
wanita. Memang secar·a konsisten partisipasi mereka dalam
pembangunan ekonpmi itu bertambah; sehingga diharapkan
pada tahun 1998 ·kelak tingkat partisipasi angkatan kerja
wanita ini mencapai 50.9% sesuai dengan propersi jumlah
wanita terhadap pria yang ada selama ini.
Ada beberapa kendala yang menghambat upaya untuk
mencapai hal tersebut sebab adanya perbedaan perlakuan
-terutama di sektor swasta- terhadap tenaga kerja wanita
dan pria. Di samping itu, ada pula kendala lain yang menghambat,
yaitu rendahnya pendidikan angkatan kerja wanita
dan jam kerja yang clapat dialokasikannya untuk bekerja di
luar rumah itu "relatif" renciah. Perihal jam kerja bagi angkatan
kerja wanita ini memang agak merepotkan. Sesuai
dengan kodratnya sebagai wanita, maka ia harus melahirkan
anak dan bertugas sebagai ibu t'umah tangga. Oleh karenanya,
ada sejumlah angkatan kerja wanita yang memilih jam kerja
pendek selama mereka bekerja di luar rumah" karena pertimbangan-
pertimbangan di atas.

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.21831/cp.v2i2.8979

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




 

Social Media:

     


 

 Creative Commons License
Jurnal Cakrawala Pendidikan by Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan UNY is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://journal.uny.ac.id/index.php/cp/index.

Translator
 
 web
analytics
View Our Stats

Flag Counter