BEBERAPA PENYIMPANGAN BAHASA

Sri Umiyati,

Abstract


Dewasa ini banyak kita dapati pemakaian kata/unsur kata tradisional yang bermunculan di kalangan resmi. Pemakaian tersebut ada yang secara wajar dan ada pula yang rasa-rasanya kurang pada tempatnya, karena tampaknya terbawa oleh kebiasaan pribadi pemakaiannya. Penggunaan secara wajar terlihat jelas pada proses penyerapan kata-kata yang rupa-rupanya dapat menjadi sinonim terhadap kata-kata yang sudah ada dalam perbendaharaan bahasa Indonesia, misalnya kata kata: graha, kartika, pandega, pataka, prakarsa, swasembada, tunarungu, temu wicara, wisma dan sebagainya; ataupun sinonim untuk kata-kata serapan dari bahasa asing yang sudah mendarah daging, umpamanya:

dampak untuk impact

daur untuk cyclus

kendala untuk constrain

kisi-kisi untuk matrix

lentur untuk flexible

makalah untuk paper

ranah untuk domain dan sebagainya.

Sedangkan penggunaan kata/unsur kata lama secara kurang (tidak) pada tempatnya akan diuraikan pada pembicaraan lebih lanjut.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.21831/cp.v1i1.7523

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




 

Social Media:

     


 

 Creative Commons License
Jurnal Cakrawala Pendidikan by Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan UNY is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://journal.uny.ac.id/index.php/cp/index.

Translator
 
 web
analytics
View Our Stats

Flag Counter