MENUMBUHKAN RASA DISIPLIN PEGAWAI

Ngadiran Ngadiran,

Abstract


Suatu kenyataan, bahwa masih ada pegawai yang datang terlambat di tempat kerja, pulang belum jam kantor, sering meninggalkan tempat yang tidak jelas tujuannya, banyak waktu yang tersita untuk membaca sural kabar, dan kurang mentaati peraturan lembaga, merupakan bukti belum adanya rasa disiplin pegawai. Menumbuhkan rasa disiplin pada setiap pegawai adalah penting, sebab dengan menumbuhkan rasa disiplin pegawai, berarti memberi bantuan kepada pegawai itu untuk mengembangkan sikap yang baik terhadap tugas dan kewajibannya.

Disiplin mempunyai hubungan yang erat dengan moral atau semangat kerja pegawai, dalam arti apabila disiplin tinggi, semangat kerjanya pun tinggi, dan sebaliknya apabila disiplin rendah, semangat kerjanya pun biasanya rendah. Timbulnya rasa disiplin bergantung pada pimpinan. Oleh karena itu, peranan pemimpin dalam menumbuhkan rasa disiplin pegawai tidak dapat dielakkan lagi. Pemimpin memegang peranan yang sangat penting. Pemimpin yang disiplin tentu akan diikuti oleh bawahannya atau dengan kata lain, tanpa dipaksa pegawai itu akan self-discipline atau disiplin dengan sendirinya.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.21831/cp.v1i1.7434

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




 

Social Media:

     


 

 Creative Commons License
Jurnal Cakrawala Pendidikan by Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan UNY is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://journal.uny.ac.id/index.php/cp/index.

Translator
 
 web
analytics
View Our Stats

Flag Counter