Tipe-tipe Ekspersi Lukisan Anak-anak

Bambang Damarsari,

Abstract


Pada masa-masa yang lampau sampai sekarang pengaruhnya masih eksistensi pengajaran menggambar dalam pendidikan formal teratah kepada penguasaan teknik menggambar secara realistik-naturalistik, terhitung sejak digunakan copiereen methode. 1) Zwiers & Jangma sebelum 1926 diteruskan oleh Stenderan & Toot (1926) di jaman kolonial sampai dengan Cock &Crijne dan kemudian megode gambar latihan. 2) J. Schlechter yang berpengaruh setelah Indonesia merdeka. Metode-metode pengajaran menggambar di atas sebagai metode klasikal pada dasarnya membawa anak ke arah "pandai menggambar" dengan corak yang seragam yaitu realistik-naturalistik dengan aktifitas banyak kurang mempertimbangkan adanya perbedaan gaya lukisan anak-anak yang tidak semuanya realistik-naturalistik, baik sebagai hasil pengaruh lingkungan seni tupa tradisional, seni rupa modern maupun perbedaan tipe ekspresi artistik yang bersifat individual.

Pengaruh seni rupa tradisional maupun seni rupa modern terhadap lukisan anak-anak lebih lanjut perlu diadakan penelitian kancah yang seksama. Selain itu berdasarkan natural disposition anak, pernah dilakukan berbagai penelitian tentang perbedaan tipe lukisan anak-anak. HHasil-hasil penelitian tersebut pada umumnya menyimpulkan adalanya bermacam-macam tipe lukisan anak-anak yang tidak semuanya berabasi realistik naturalistik.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.21831/cp.v2i2.7393

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




 

Social Media:

     


 

 Creative Commons License
Jurnal Cakrawala Pendidikan by Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan UNY is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://journal.uny.ac.id/index.php/cp/index.

Translator
 
 web
analytics
View Our Stats

Flag Counter