Promoting the urgency of restorative justice to environmental law enforcement officials through civic engagement education

Rr Dewi Anggraeni, Universitas Pamulang, Indonesia
Muhammad Karim Amrullah, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia

Abstract


Although bringing cases of environmental damage to court means prioritizing the principle of primum remedium by way of retributive justice or criminal justice, it unfortunately creates various problems including the practice of corruption, collusion and nepotism. Therefore, it is necessary for law enforcement officials to understand and apply restorative justice in environmental crime, which means prioritizing the principle of ultimum remedium, through civic engagement education. This research method includes social research which also covers the field of law since it analyzes positive laws that are relevant to solving problems using literature and other sources as needed. This research uses a juridical-normative legal approach which is very dependent on the researcher's conception of positive law. The results of this study indicate that law enforcement officials should understand their position as part of the community members who have duties and authorities based on the law, so that justice and ecological goals can be achieved in efforts to preserve the environment.

Keywords


environment; restorative justice; civic engagement; law enforcement officials

Full Text:

PDF

References


Absori. (2007, November 24). Hukum lingkungan dan pemberdayaan masyarakat [Paper presentation]. Seminar Legal Hermenutics Sebagai Alternatif Kajian Hukum, FH UNDIP.

Akib, M. (2012). Wewenang kelembagaan pengelolaan lingkungan hidup di era otonomi faerah. Jurnal Media Hukum UMY, 19(2).

Akib, M. (2015). Penegakan hukum lingkungan dalam perspektif holistik-ekologis. Graha Ilmu.

Arief, B.N. (1998). Beberapa aspek kebijakan penegakan dan pengembangan hukum Pidana. Citra Aditya Bakti.

Arief, B.N. (2006). Kapita selekta hukum pidana tentang sistem peradilan pidana terpadu. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Arief, B.N. (2008). Bunga rampai kebijakan hukum pidana. Ghalia Indonesia.

Arief, B.N. (2008). Mediasi penal penyelesaian perkara di luar pengadilan. Pustaka Magister.

BPLHD. (2015). Panduan prosedur penanganan pencemaran lingkungan hidup. BPLHD Jabar.

Dirdjosisworo, S. (1989). Anatomi kejahatan korporasi Indonesia [Paper presentation]. Seminar Nasional Kejahatan Korporasi, FH UNDIP.

Direktorat Jenderal Penegakan Hukum, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. (2022). Dashboard kinerja Ditjen Gakkum. https://gakkum.menlhk.go.id/kinerja.

Effendi, M. (2005). Kejaksaan RI posisi dan fungsinya dari perspektif hukum. Gramedia Pustaka Utama.

Gerber, R.J. & Mc Anany, P.D. (1970). The philosophy of punishment. In N.B. Johnston, L. Savitz, & M.E. Wolfgang (eds.), The sociology of punishment (pp. 337-361). John Wiley and Sons Inc.

Gultom, M. (2008). Perlindungan hukum terhadap anak dalam sistem peradilan pidana anak di Indonesia. Refika Aditama.

Gunawati, D. (2012). Meranap Pembelajaran Pendidikan Lingkungan Hidup dalam Konfigurasi Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal PKn Progresif, 7(2).

Hadi, P. & Samekto, A. (2007). Dimensi lingkungan dalam bisnis kajian tanggung jawab sosial perusahaan pada lingkungan. Badan Penerbit Undip Semarang.

Hamzah, A. (2006). Penegakan Hukum Lingkungan Keperdataan. KLH.

Hardjasoemantri, K. (2006). Hukum tata lingkungan. Gadjah Mada University Press.

Huijbers, T. (1982). Filsafat hukum dalam lintasan sejarah. Penerbit Kanisius.

Ismelina, M. (2012). Keadilan Ekologis Dalam Gugatan Class Action Tempat Pembuangan Akhir Leuwigajah, Jurnal Yudisial, 1(1).

Jalam, Z. (2009). Besarnya eksploitasi perempuan dan lingkungan di Indonesia: Siapa bisa mengehentikan penyulutnya. PT. Elex Media Komputindo.

Keraf, A.S. (2010). Etika lingkungan hidup. Kompas Media Nusantara.

Kusuma, M.W. (1981). Hukum dan hak-hak asasi manusia, studi pemahaman kritis. Alumni.

Marlina. (2012). Hukum perlindungan anak persepektif keadilan restoratif justice. Citra Aditya Bakti.

Marshall, T.F. (1999). Restorative justice: An overview. Home Office Research, Development and Statistics Directorate.

Masyhar, A. (2009). Gaya indonesia menghadang terorisme. Cv Mandar Maju.

Mertukusumo, S. (1999). Mengenal hukum. Liberty.

Mochtar, M. (2015). Perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Prestasi Pustaka Publisher.

Mugopal, U. (2012). Penerapan restorative justice dalam proses peradilan pidana di Indonesia. Pilar Utama Mandiri.

Muladi. (1995). Kapita Selekta Sistem Peradilan Pidana. Universitas Diponegoro.

Muladi. (2002). Demokrasi, hak asasi manusia, dan reformasi hukum di Indonesia. The Habibie Center.

Murdiono, M. (2014). Pendidikan kewarganegaraan untuk membangun wawasan global warga negara muda. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 33(3).

Ningsih, A. (2003). Pemukiman kembali, alternatif ganti kerugian bagi masyarakat korban penggusuran, Jurnal Hukum, 31(3).

Nonet, P. & Selznick, P. (1978). Law and society transition. Harper & Row.

Prayitno, K.P. (2012). Restorative justice untuk peradilan di Indonesia. Jurnal Dinamika Hukum, 12(3).

Rahardjo, S. (1986). Ilmu hukum. Alumni.

Rahardjo, S. (2011). Hukum progresif: Hukum yang membebaskan. Jurnal Hukum Progresif, 1(1), 1-24.

Rangkuti, S.S. (1994, October/September). Kesamaan persepsi terhadap penegakan hukum lingkungan. Yuridika, Majalah FH Unair, 9(5).

Rangkuti, S.S. (1996). Hukum lingkungan dan kebijaksanaan lingkungan nasional. Airlangga Press.

Ribot, R. (2004). Waiting for democracy: The politics of choice in natural resource decentralization. World Resources Institute.

Rohim, A. (2008). Tanggung jawab negara terhadap korban lingkungan hidup. Alumni.

Samosir, C.D. (1986). Hukum acara pidana dalam perbandingan. Bina Cipta.

Setiadi, E. (2016). Sistem peradilan pidana. Unisba.

Siswanto, Karimullah, Prasetyawati, R., & Nurhayati. (2019). Environmental cultured education and its implication on the student’s competencies in an adiwiyata school. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 33(3), 552-564. https://doi.org/10.21831/cp.v38i3.23154

Sholehuddin. (2003). Sistem sanksi dalam hukum pidana: Ide dasar double track system dan implementasinya. PT. Raja Grafindo Persada.

Smith. (1980). Enviromental impact assesment. Erich Schmidt Verlag.

Soedarto. (1986). Kapita selekta hukum pidana. Alumni.

Soekanto, S. (2008). Pengantar penelitian hukum. UI Press.

Soekanto, S. (2012). Faktor-faktor yang mempengaruhi penegakan hukum. PT. Rajawali.

Soemarwoto, O. (1991). Ekologi, lingkungan hidup dan pembangunan. Djambatan.

Sotiyoso, B. (2008). Alternatif penyelesaian sengketa hukum bisnis. UII Press.

Suartha, I.D.M. (2015). Hukum pidana korporasi. Setara Press.

Suka, I.G. (2017). Teori etika lingkungan. Udayana University Press.

Sukandarrumidi. (2010). Bencana alam dan anthropogene. Penerbit Kanisius.

Sunarso, S. (2012). Viktimologi dalam sistem peradilan pidana. Sinar Grafika.

Susilo. (2008). Sosiologi lingkungan. PT Raja Grafindo Persada.

Todaro, M.P. & Smith, S.C. (2006). Pembangunan ekonomi (9th ed.). Erlangga.

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. 03 Oktober 2009. Lembaran Negara Tahun 2009 Nomor 140.

United Nations Office for Drug Control and Crime Prevention. (1999). Handbook on justice for victims. Centre for International Crime Prevention.

Wahyudi, S. (2011). Implementasi ide diversi dalam pembaruan sistem peradilan anak di Indonesia. Genta Publishing.

Wignjosoebroto, S. (2002). Penelitian hukum doktriner. BPHN.

Zulfa, E.A. (2011). Restorative justice dan peradilan pro korban, reparasi dan kompensasi korban dalam restorative justice. Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban.




DOI: https://doi.org/10.21831/cp.v42i1.56292

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




 

Social Media:

     


 

 Creative Commons License
Jurnal Cakrawala Pendidikan by Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan UNY is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://journal.uny.ac.id/index.php/cp/index.

Translator
 
 web
analytics
View Our Stats

Flag Counter