PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF PENGUKURAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA SMP DI KOTA BANDUNG

Erman Sutarno, Mukhidin Mukhidin

Abstract


ABSTRACT

This research aims at producing learning model for Measurement-Based Interactive to improve the students’ learning outcomes and their autonomy in the VII grade of Junior High School. This research was conducted in the Junior High Schools at Bandung City by using Research and Development approach. The research stages were preliminary study, development, and testing. The instruments for preliminary study were literature review and observation. For development model was initial drafting of the model, limited trials, and the expanded trial. The validation process was pre-test and post-test treatment by using matching pretest-posttest control group. This research was using experiential learning cycle from the theory of Kolb (1994). The characteristics were (1) integrating the students’ initial experience and their scientific experience, (2) work based laboratory, (3) cooperative learning in social context, (4) ensuring the mastery of basic competence of current measurement, meter and kilogram. The result of effectiveness testing showed that Measurement-Based Interactive learning model can improve the students learning outcome and autonomy. The highlight of important findings were (1) this model can improve students’ learning competence on cognitive aspect, (2) students’ soft skills can improve their ability to cooperate, to communicate and to train their creative thinking, (3) the ability to implement various creative capabilities in conducting worksheets. The recommendations for teacher, school administrator, and government were (1) Interactive Multimedia through attractive animations design can improve the learning quality which made the students serious and not getting bored, (2) this model was designed comprehensively and in details to make the content easy to understand, (3) Interactive Multimedia with communicative language and interesting illustrations can stimulate the students to learn independently, (4) It can improve learning outcomes and the students can easily check their own progress, (5) every segment of this model was completed with reinforcement to improve the learning quality.

Keywords: Learning Model, Interactive Multimedia, Experiential Learning Cycle.

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran Pengukuran berbasis multimedia interaktif  yang dapat meningkatkan hasil dan kemandirian belajar siswa di SMP kelas VII. Penelitian dilaksanakan di SMP di Kota Bandung menggunakan pendekatan research and development. Proses dilaksanakan melalui tahapan: studi pendahuluan, pengembangan, dan pengujian. Instrumen yang digunakan pada tahap studi pendahuluan adalah studi pustaka dan survei lapangan; tahap pengembangan model dilakukan berupa penyusunan draf awal model, uji-coba terbatas, dan uji-coba diperluas; tahap validasi model berupa eksperimen pre-test treatment post-test dengan menggunakan matching pretest-posttest control group design. Penelitian ini menggunakan profil model pembelajaran experiential learning cycle dari teori belajar Kolb (1994) dengan karakteristik: (1) mengintegrasikan pengalaman awal siswa dengan pengalaman scientific (ilmiah), (2) belajar sambil bekerja (work-base laboratory), (3) pendidikan yang bersifat kooperatif (bekerja sama) dalam konteks sosial, dan (4) menjamin penguasaan kompetensi dasar pengukuran arus, meter, kilogram yang memadai. Hasil uji efektivitas melalui model pembelajaran berbasis multimedia interaktif  dapat meningkatkan hasil belajar dan kemandirian belajar siswa. Beberapa temuan terpenting adalah: (1) model ini dapat meningkatkan kompetensi belajar siswa pada ranah kognitif, (2) melalui perangkat lunak keterampilan siswa dapat meningkatkan kemampuan bekerjasama dalam kelompok belajar, melatih berfikir kreatif, dan berkomunikasi, (3) mampu menerapkan berbagai kemampuan dengan terampil ketika mengerjakan LKS. Beberapa rekomendasi penelitian untuk guru, sekolah, pemerintah adalah: (1) Multimedia interaktif melalui animasi yang didisain secara menarik mampu meningkatkan pembelajaran, sehingga siswa serius menyimak pelajaran dengan baik dan tidak membosankan, (2) Multimedia interaktif ini didisain berdasarkan bagian-bagian dan penggalan-penggalan menjadi unit terkecil, sehingga siswa dengan mudah dapat memahami isi materi yang disampaikan, (3) Multimedia interaktif dengan bahasa yang komunikatif dan mengandung ilustrasi-ilustrasi menarik akan efektif untuk disimak, sehingga merangsang siswa untuk belajar mandiri, (4) multimedia interaktif ini dapat meningkatkan hasil belajar, sehingga siswa dengan mudah dapat mengecek keberhasilannya secara mandiri, (5) multimedia interaktif ini setiap bagian/penggalan ada reinforcement (penguatan), sehingga siswa akan dapat meningkatkan hasil belajarnya.

Kata Kunci: Model Pembelajaran, Multimedia Interaktif, Experiential Learning  Cycle.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.21831/jptk.v21i3.3258

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c)



 

Online (e-ISSN): 2477-2410 || Printed (p-ISSN): 0854-4735


Jurnal Pendidikan Teknologi Kejuruan by http://journal.uny.ac.id/index.php/jptk was distributed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats

Supported by:

Jurnal Ilmiah Magister Managemen

Social Media: