Manajemen kurikulum berbasis pendidikan karakter pada sekolah dasar negeri ujung menteng 01 pagi Jakarta

Mohamad Arief, Universitas Pendidikan Indonesia / LPMP DKI Jakarta Kemendikbud, Indonesia
Rusman Rusman,

Abstract


Degradasi moralitas kehidupan berbangsa dan bernegara pada kalangan anak-anak remaja (peserta didik) berada pada kondisi yang cukup memprihatinkan. Tergambarkan dari begitu banyaknya permasalahan anak-anak remaja saat ini, yang tergambar baik secara langsung maupun dari berbagai media. Dari latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menggali, menganalisis dan mendeskripsikan bagaimana manajemen kurikulum berbasis pendidikan karakter diimplementasikan di sekolah. Metode penelitian menggunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Selain itu peneliti juga bertindak langsung sebagai key instrument untuk mendapatkan data yang jauh lebih mendalam dan bermakna saat di lapangan dari berbagai sumber yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi-fungsi dari manajemen kurikulum berperan besar dalam keberhasilan sekolah mencapai visi, misi, tujuan, dan program-program sekolah yang dicanangkan. Salah satu faktor penunjang manajemen kurikulum tersebut adalah sikap dan gaya kepemimpinan kepala sekolah. Sebagai ujung tombak dalam manajemen kurikulum, kepala sekolah mengambil peran yang luar biasa sebagai inspirator, motivator, figur keteladanan, supervisi akademik, dan manajerial bagi segenap elemen yang ada di sekolah.


Character building based curriculum management at SD negeri ujung menteng 01 pagi Jakarta

The degradation of the morality of nation and state life among children (learners) is in a fairly apprehensive condition. It has been described by so many problems among children, either directly or from various media. From this background, this research aims to analyze, explore and describe how character-based curriculum management is implemented in schools. The research method used is descriptive with qualitative approach of case study. Data collection techniques were conducted through interviews, observations, and documentation studies. In addition, researcher also acts directly as a key instrument when in the field to obtain data which is much more profound and meaningful from various relevant sources. The results show that the functions of curriculum management play major roles in the success of the school to achieve the vision, mission, goals and programs of the school that proclaimed. One of the factors supporting the management of the curriculum is the attitude and style of leadership of the principal. As a spearhead in curriculum management, the principal takes extraordinary roles either as an inspirator, a motivator, an exemplary figure, an academic supervisor, or manager for all elements of the school.


Keywords


curriculum; character building

Full Text:

PDF

References


Ahmadi. (2013). Manajemen kurikulum : pendidikan kecakapan hidup. Yogyakarta: Pustaka Ifada.

Ali, M. (2014). Memahami riset perilaku dan sosial. Jakarta: Bumi Aksara.

Creswell. (2017). Research design: pendekatan metode kualitatif, kuantitatif, dan campuran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Defyanti, V. (2014). Pelaksanaan manajemen kurikulum 2013 pada tingkat sekolah dasar di kecamatan Tanjung Emas. Jurnal al-Fikrah, Vol. II, No. 2, Juli-Desember 2014 : 177-185.

Hamalik, O. (2010). Manajemen pengembangan kurikulum. Bandung: Rosdakarya.

Hasanah, U. (2016). Model-model pendidikan karakter di sekolah. Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 7, 18-34.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia. (2016, Juli 17). Dipetik Januari 30, 2018, dari http://bankdata.kpai.go.id/tabulasi-data/data-kasus-per-tahun/rincian-data-kasus-berdasarkan-klaster-perlindungan-anak-2011-2016

Kosim, M. (2011). Urgensi pendidikan karakter. Jurnal Karsa, Vol. IXI, No. 1, 85-92.

LPMP DKI Jakarta. (2017). Panduan umum lomba budaya mutu sekolah dasar tahun 2017. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Mentoring Agama Islam Weblog. (2014). Kenakalan remaja. Dipetik Januari 12, 2018, dari https://mentoringku.wordpress.com/kenakalan-remaja/

Mulyasa, E. (2003). Kurikulum berbasis kompetensi (konsep, karakteristik, dan implementasi). Bandung: Rosda.

Mulyasa, E. (2013). Pengembangan dan implementasi kurikulum 2013. Bandung: Rosda.

Oliva, P., F. (1992). Developing the curriculum, 3rd Edition. New York: Harper Collins Publishers.

Rusman. (2011). Manajemen kurikulum. Jakarta: Rajawali Pers.

Sanjaya, W. (2008). Kurikulum dan pembelajaran: teori dan praktik pengembangan kuirkulum tingkat satuan pendidikan (KTSP). Jakarta: Kencana.

Tyler, R., W. (1949). Basic principles of curriculum and instruction. Chicago: The University of Chicago Press.

Undang Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (t.thn.).

Wahyudin, D. (2014). Manajemen kurikulum. Bandung: Rosda.




DOI: https://doi.org/10.21831/jpipfip.v12i1.20121

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 JURNAL PENELITIAN ILMU PENDIDIKAN

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Supervised by:


Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan has been indexed by:

  

 

View My Stats

Flag Counter