Pemaknaan ritual adat pujan kapitu oleh masyarakat Desa Ngadisari Kabupaten Probolinggo
Downloads
Indonesian communities continue to preserve various traditional rituals as part of their social and spiritual lives. One such community that has maintained this tradition to this day is the Tengger people through their traditional Pujan Kapitu ritual. This ritual is performed at the beginning of the seventh month of the Tengger calendar and holds great significance for the residents of Ngadisari Village. This study aims to understand the process of performing the Pujan Kapitu ritual and the symbolic meanings it embodies. The study employed a descriptive qualitative method, with data collected through observation and interviews. Research informants were selected using purposive sampling. The analysis was grounded in Herbert Blumer’s theory of symbolic interaction. The results show that the Pujan Kapitu procession is opened by a traditional shaman with a prayer and the offering of ritual gifts, followed by megeng or a strict vegetarian fast throughout the seventh month, and concluded with a prayer and ritual offerings at the village head’s house. The ritual’s significance includes enhancing spirituality, honoring ancestors, and maintaining harmony among all living beings and the environment.
Angelina, P. J., & Wardani, L. K. (2014). Makna Ruang Ritual dan Upacara pada Interior Keraton Surakarta. Jurnal Intra, 2(2), 294–301.
Bahrudin, B., Masrukhi, & Atmaja, H. T. (2017). Pergeseran Budaya Lokal Remaja Suku Tengger di Desa Argosari Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang. Journal of Educational Social Studies, 6(1), 20–28. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jess/article/view/16251
Blumer, H. (1977). Comment on Lewis "The Classic American Pragmatists As Forerunners to Symbolic Interactionism. In The Sociological Quarterly 18. https://doi.org/10.1177/0094306112449616
Data Pokok Monografi Desa Ngadisari Tahun 2021. (2021).
Derung, T. N. (2017). Interaksionisme Simbolik Dalam Kehidupan Bermasyarakat. SAPA - Jurnal Kateketik Dan Pastoral, 2(1), 118–131. https://doi.org/10.53544/sapa.v2i1.33
Faidah, M., Yanti, N. P., & Muntazeri, E. N. (2022). The Tradition of Mutih Fasting Before Marriage : Spiritual Education for Prospective Brides. Jurnal Penelitian, 19, 4–11.
Febriani, R., & Riyanto, E. D. (2021). Upacara Adat Tengger di Ambang Komodifikasi: Merawat Tradisi dari Ancaman Desakralisasi. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 23(2), 148. https://doi.org/10.25077/jantro.v23.n2.p148-156.2021
Febriani, R., Wahyu P., C., & Manda, M. S. (2018). Slametan Tengger sebagai Mekanisme dalam Menjaga Tradisi dan Membangun Integrasi. IRONS In Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar, 9, 784–789.
Firman. (2013). Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699. https://www.researchgate.net/publication/328675958_Analisis_Data_dalam_Penelitian_Kualitatif
Gifari, F., Muttaqin, T., & Ramadhan, R. (2019). Kajian Kearifan Lokal Masyarakat Desa Ngadas Terhadap Pengembangan Ekowisata di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Jawa Timur. Journal of Forest Science Avicennia, 2(2), 48–53. https://doi.org/10.22219/avicennia.v2i2.9406
Haris, A., & Amalia, A. (2018). MAKNA DAN SIMBOL DALAM PROSES INTERAKSI SOSIAL (Sebuah Tinjauan Komunikasi). Jurnal Dakwah Risalah, 29(1), 16. https://doi.org/10.24014/jdr.v29i1.5777
Harwanto, dody candra. (2021). Kesenian Kentrung Di Kabupaten Jepara: Kajian Interaksionisme Simbolik. Tonika : Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Seni. https://journal.stt-abdiel.ac.id/tonika/article/view/255/138
Hasanah, aan . (2012) Pengembangan Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Pada Masyarakat Minoritas ( Studi Atas Kearifan Lokal Masyarakat Adat Suku Baduy Banten). Jurnal studi keislaman vol 12 no 1 http://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/analisis/article/view/637
Huda, M, Thoriqul , Irma Khasanah. (2019). Peran Budaya Dalam Membangun Hubungan Antara Umat Beragama Di Suku Tengger. PALITA: Journal Of Social Religion Research https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&opi=89978449&url=https://ejournal.iainpalopo.ac.id/index.php/palita/article/download/527/545&ved=2ahUKEwi59vPFwM2AAxWqzDgGHbowCzkQFnoECB4QAQ&usg=AOvVaw0CEGUvZWjVsiKfp9z3rBM5
Kistanto, N. H. (2017). Tentang Konsep Kebudayaan. Sabda : Jurnal Kajian Kebudayaan, 10(2), 1–11. https://doi.org/10.14710/sabda.v10i2.13248
Kusumadinata, A. A. (2015). Proses Enkulturasi Dalam Budaya Entas-Entas, Praswala Gara, Dan Pujan Kapat (Sistem Sosial Lokal:Antar Etnis Kabupaten Probolinggo). Jurnal Komunikatio, 1(1), 17–29.
Marzuki, A. (2016). Nilai Pendidikan Islam Dalam Tradisi Unan-Unan Masyarakat Suku Tengger. Al-Murabbi, 1(2), 217–242. https://jurnal.yudharta.ac.id/v2/index.php/pai/article/view/396
Nurcahyono, O. H., & Astutik, D. (2018). Harmonisasi Masyarakat Adat Suku Tengger (Analisis Keberadaan Modal Sosial pada Proses Harmonisasi Pada Masayarakat Adat Suku Tengger, Desa Tosari, Pasuruan, Jawa Timur). Diailektika Masyarakat: Jurnal Sosiolog, 2(1), 1–12.
Putra Hanifan Graha, Elly Malihah, Rini Andari. (2022) Pendidikan Karakter Berbasis Budaya Lokal Di Kampung Adat Cireundeu. Jurnal Inovasi Penelitian. Vol 3, No 1 https://stp-mataram.e-journal.id/JIP/article/view/1672/1270
Ratih, E. K., & Juwariyah, A. (2020). Konstruksi Sosial Upacara Adat Karo Suku Tengger Di Desa Tosari, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Jurnal Analisa Sosiologi, 9(2), 526–550. https://doi.org/10.20961/jas.v9i2.42103
Rayhan, M. (2021). Budaya Among - Among Dan Slametan Di Pulau Jawa. OSF Preprints, 3–4.
Rumahuru, Y. Z. (2018). Ritual Sebagai Media Konstruksi Identitas : Suatu Perspektif Teoretisi. Dialektika: Jurnal Pemikiran Islam Dan Ilmu Sosial, 11(01), 22–30.
Solikhah, A., & Saputro, D. R. (2022). Practice of Kejawen Rituals Through Ngebleng Fasting. SANGKéP: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan, 5(1), 36–45. https://doi.org/10.20414/sangkep.v5i1.5401
Sudiartha , ketut. (2017) Mulunen Ritual, the Tradition of Hindu Community of People of Tengger, Indonesia. Scholars Journal of Arts, Humanities and Social Sciences. https://eprints.unmer.ac.id/id/eprint/213/1/Mulunen%20ritual%2C%20the%20Tradition%20of%20Hindu%20Community%20of%20People%20of%20Tengger%2C%20Indonesia.pdf
Sukmawan, S., & Febriani, R. (2018). Perempuan-Perempuan Pemeluk Erat Adat: Studi Etnografi Perempuan Tengger. Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya, 2(1), 1. https://doi.org/10.25273/linguista.v2i1.2682
Windarani, N. A., Perguna, L. A., & Bustami, A. L. (2021). Membaca Rasionalitas Masyarakat Islam Aboge dalam Penggunaan Sikep Penglaris di Dusun Tumpangrejo Kabupaten Malang. Satwika : Kajian Ilmu Budaya Dan Perubahan Sosial, 5(1), 30–42. https://doi.org/10.22219/satwika.v5i1.15654
Yusinta Yuwana Purbosari. (2018). Upacara Ritual Tradisi Catur Brata dan Ngembak Geni di Desa Bangsongan Kecamatan Kayen Kidul (Vol. 6, Issue 1) [Universitas Nusantara PGRI Kediri]. http://journals.sagepub.com/doi/10.1177/1120700020921110%0Ahttps://doi.org/10.1016/j.reuma.2018.06.001%0Ahttps://doi.org/10.1016/j.arth.2018.03.044%0Ahttps://reader.elsevier.com/reader/sd/pii/S1063458420300078?token=C039B8B13922A2079230DC9AF11A333E295FCD8
Copyright (c) 2024 anny mudahyana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
- Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari karya versi terbitan jurnal (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya pada tahun jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan karya yang diterbitkan lebih awal dan lebih banyak (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).
====================================================
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






