Pembelajaran Seni Budaya Melalui Model Pembelajaran Team Assissted Individualization (TAI) / Bantuan Individual Dalam Kelompok (Bidak)

 Rus Endarti

Abstract


Proses pembelajaran Seni Budaya pada kompetensi dasar pameran dan pergelaran seni budaya di SMK Negeri 2 Godean tidak lepas dari beberapa permasalahan di antaranya minimnya kemampuan awal peserta didik dalam bidang seni yang dibawa dari jenjang pendidikan sebelumnya, yaitu hanya satu bidang seni dari keempat bidang seni dalam seni budaya. Sesungguhnya, hal itu menjadi permasalahan tersendiri bagi guru seni budaya karena outcome perguruan tinggi yang mencetak sumber daya guru hanya menyiapkan program studi yang spesifik pada satu bidang seni. Padahal, kebutuhan untuk menjawab tuntutan kurikulum sekolah untuk mata pelajaran seni budaya membidangi empat cabang seni, yaitu seni rupa, musik, tari, dan teater. Dengan demikian, hal itu menjadi tantangan tersendiri untuk terciptanya proses pembelajaran seni budaya yang baik. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan suatu solusi dengan menerapkan model pembelajaran yang tepat, yaitu model pembelajaran Team Assissted Individualization (TAI)/Bantuan Individual dalam Kelompok (BIDAK) pada siswa kelas X SMK Negeri 2 Godean. Melalui model pembelajaran ini efektivitas pembelajaran seni budaya dalam empat cabang seni sekaligus meningkat dan pada akhirnya berdampak pada peningkatan prestasi siswa dalam seni budaya dan pengalaman belajar estetis yang sangat berguna bagi kehidupan generasi kelak.


Keywords


pembelajaran seni budaya; model pembelajaran; team assissted individualization; bantuan individual dalam kelompok



DOI: https://doi.org/10.21831/jwuny.v1i2.27581

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Ilmiah WUNY