Inovasi Pembelajaran dalam Penyiapan Tenaga Kaerja Masa Depan

 Wagiran Wagiran

Abstract


 

Dunia kerja dalam era mendatang dakan ditandai oleh ketidakpastian, semakin cepat dan sering berubah, serta menuntut fleksibilitas yang lebih besar. Perubahan ini secara mendasar tidak saja menuntut angkatan kerja yang mempunyai kemampuan bekerja dalam bidangnya (hard competencies) namun juga menguasai kemampuan menghadapi perubahan serta memanfaatkan perubahan itu sendiri (soft competence). Hal ini menjadi tantangan dunia pendidikan untuk mampu mengintegrasikan kedua komponen kompetensi tersebut secara terpadu dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan bekerja dan berkembang di masa depan.Pemecahan permasalahan pendidikan tidak akan terlepas dari perlunya inovasi-inovasi yang terfokus pada peningkatan kualitas pembelajaran. Inovasi pembelajaran memiliki kemampuan  terwujudnya suatu proses pembelajaran yang berkualiatas sehingga dapat meningkatkan kompetensi, kemampuan, keterampilan serta daya saing lulusan. Pembelajaran konstrutivisme merupakan salah satu inovasi yang diyakini akan memberi peluang lebih besar dalam menghasilkan lulusan yang professional dan berdaya saing. Dalam hal ini pengetahuan dibangun sendiri oleh pembelajar secara aktif, tekanan dalam pembelajaran terletak pada pembelajar dan peran guru atau dosen/ instruktur adalah sebagain fasilitator yang menciptakan lingkungan untuk memungkinkan pembelajar secara aktif dan kreatif mengkonstruksi sendiri pengetahuannya.


Keywords


inovasi, pembelajaran, konstruktivisme

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.21831/jptk.v16i1.9312

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan



 

Online (e-ISSN): 2477-2410 || Printed (p-ISSN): 0854-4735

Lisensi Creative Commons
Jurnal Pendidikan Teknologi Kejuruan by http://journal.uny.ac.id/index.php/jptk was distributed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats