REVITALISASI PEMBELAJARAN IPS DI SD SEBAGAI UPAYA MENCIPTAKAN PESERTA DIDIK YANG BERKARAKTER

Lalu Sumardi *,

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah; mengetahui muatan nilai dalam struktur dan muatan kurikulum IPS SD dan mengetahui bagaimanakah guru SD membelajarkan materi IPS. Metode yang digunakan adalah studi dokumentasi dan deep interview. Dari kajian yang dilakukan diketahui bahwa dari 13 SK yang terjabarkan dalam 48 KD, hanya 13 KD berisi nilai yang memberikan direct effect dan 34 KD tidak berisi nilai dan muncul sebagai nurturrent effec. Berkaitan dengan pembelajaran IPS di SD, guru-guru SD membelajarkan IPS dengan strategi yang monoton, baik pada materi-materi yang bermuatan nilai maupun tidak. Pada aspek metode 78,43% guru membelajarkan dengan metode konvensional dan 21, 57% guru membelajarkan dengan metode yang sedikit variatif. Khusus materi yang bermuatan nilai, pun dibe-lajarkan dengan metode konvensional tetapi guru berupaya menginternalisasikan nilai dengan moralizing. Berkaitan dengan media hanya 7,14% guru yang menggunakan media, 92,86% guru sangat jarang menggunakan media. Tidak bervariasinya metode dan minimnya penggunaan media disebabkan guru tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang metode dan media. Ini dikarenakan kurangnya buku referensi dan minimnya pelatihan dan pembinaan, serta belum kuatnya tanggungjawab akademik guru terhadap profesinya.

Kata kunci: struktur dan muatan kurikulum IPS SD, guru, siswa, pembelajaran, nilai.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.21831/socia.v11i02.3602

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c)



SOCIA is published by Faculty of Social Sciences, Yogyakarta State University in collaboration with HISPISI.

eISSN : 2549-9475    |     pISSN : 18295797

SOCIA is abstracting, indexing, and listing  in the following databases: 

                                


Suported by:

RJI Main logo

 

View My Stats