Social Exclusion in the Education of Students with Religious Beliefs in Banyumas
Downloads
Ministry of Education and Culture Regulation No. 27 of 2016 provides access for students who practice a particular faith to receive an education that is equal to that of their peers. This study describes the implementation of this regulation in Banyumas Regency and the forms of social exclusion in the implementation of this regulation. The research approach used is descriptive qualitative with data collection techniques through in-depth interviews, observation, and documentation. Informants in this study were determined using snowball sampling from students and education counsellors. Data analysis used the Miles and Huberman model. Data validity was obtained using researcher triangulation. The results show that since 2017, religious education has been implemented with support from MLKI and education counselors. The number of students who practice their beliefs has increased from 4 students initially to 10 students and 7 education counselors currently. However, the implementation process faces social exclusion barriers such as initial rejection of belief education, social stereotypes, forced use of certain religious symbols, and unequal access to textbooks, class placement, and assignments that conflict with students' beliefs in general subjects. This shows that there is still a dominance of the majority religion in the Indonesian education system. This study emphasizes the importance of socialization and enforcement of policies to guarantee equal education rights for students who practice beliefs. Therefore, the implementation of belief education requires collaboration from all parties in order to overcome obstacles and ensure that students can access education in accordance with their beliefs and human rights equally.
Adnan, Z., Alim, A. N., & Hakim, S. N. (2023). Pemenuhan Layanan pendidikan kepercayaan Bagi Masyarakat Adat Sunda Wiwitan Madrais di Kabupaten Garut. Jurnal Pembangunan dan Kebijakan Publik, 14(1),1-9. https://doi.org/10.36624/jpkp.v14i1.131
Adzkiya, U., & Fadhilah, I. (2020). Inklusi Sosial penghayat kepercayaan; Upaya Mendorong Hak Warga Negara Penganut Kepercayaan Sedulur Sikep Kudus. At-Taqaddum, 12(1), 91–101. https://doi.org/10.21580/at.v12i1.5622
Al-Faiza, A. P., Fitri, N. L., Tsany, A., & Aqilah, A. F. (2025). Eksklusi Sosial dalam Pendidikan Analisis Komparatif Indonesia dan Vietnam. Peradaban Journal of Interdisciplinary Educational Research, 3(1), 46-59. http://dx.doi.org/10.59001/pjier.v3i1.198
Anandita, P. A., & Kutanegara , P. M. (2023). Pengembangan Kapasitas Organisasi Pemuda penghayat kepercayaan melalui Program Forum Kamisan Daring. Bakti Budaya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 205-217. https://doi.org/10.22146/bakti.9652
Ardillah. (2024). Pengintegrasian Nilai-Nilai Islam dalam Kurikulum Sekolah: Evaluasi Peluang dan Hambatan dalam konteks Pendidikan Sekolah Menengah. Tomacca: Jurnal Pendidikan Islam, 1(1), 17-24. https://ejurnal.iainpare.ac.id/index.php/tomacca/article/view/10773
Ashar, M., & K, H. (n.d.). Eksklusi Sosial Penyandang Disabilitas Di Kota Makassar. Social Landscape Journal, 6(1), 42-48. https://doi.org/10.56680/slj.v6i1.71422
Amaliyah, H., Oktapia, E., & Mastio, R. (2025). Kurikulum Merdeka Sebagai Upaya Dalam Mewujudkan Pendidikan Inklusif Di Indonesia. Manajerial: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 5(1), 37-47. https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i1.4738
Amrozi, S. R. (2021). Keberagamaan Orang Jawa Dalam Pandangan Clifford Geertz Dan Mark R. Woodward. Fenomena, 20(1), 45-60. https://doi.org/10.35719/fenomena.v20i1.46
Ceprudin, Mustolehudin, & Masfiah, U. (2024). Strategi Ketahanan Sosial-Ekonomi Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Studi Pada Kelompok Paguyuban Budaya Bangsa Di Jawa Tengah. Jurnal Spektrum Hukum, 21(1), 31-45. http://dx.doi.org/10.56444/sh.v21i1.5182
Fathonaha, S., & Ismeirita. (2023). Pengaruh Kondisi Ruang Kelas Terhadap Efektivitas Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di Kelas VII SMP Islam Darul Kirom Jatisampur. Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah, 6(2), 206-213. https://mail.ojs.stkip-ahlussunnah.ac.id/index.php/jipa/article/view/276
Haryono, S. D. (2023). Potret Kelam Moderasi Beragama. Academic Journal of Islamic Principles and Philosophy, 4(1), 115-134. https://doi.org/10.22515/ajipp.v4i1.6498
Hotimah, A.-F. B. (2023). Pemanfaatan Buku Teks Sejarah Bagi Guru. JHCJ: Jambura History and Culture Journal, 5(2), 56-69. https://doi.org/10.37905/jhcj.v5i2.20483
Khoiriah, B, H., & Deriwanto. (2022). Implementasi Hidden Curriculum Pada Proses Pembelajaran di RA Tunas Literasi Qur’ani. Jurnal Literasiologi, 9(1). https://doi.org/10.47783/literasiologi.v9i1.427
Lenaini, I. (2021). Teknik Pengambilan Sampel Purposive Dan Snowball Sampling . Historis : Jurnal Kajian, Penelitian & Pengembangan Pendidikan Sejarah, 6(1), 33–39. https://doi.org/10.31764/historis.v6i1.4075
Maulana, G. (2023). Eksklusi Sosial Dalam Akses Terhadap Pendidikan: Tinjauan Dari Perspektif Keadilan. Literacy Notes, 1(2), 1-11. https://liternote.com/index.php/ln/article/view/49
Mahkamah Konstitusi. (2016). Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 97/PUU-XIV/2016. Jakarta, Diakses dari https://www.mkri.id/public/content/persidangan/putusan/97_PUU-XIV_2016.pdf. Diakses Pada 17 Juli 2025.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Mendiknas Tentang tentang layanan pendidikan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa pada satuan pendidikan. (Permendiknas Pasal 1 Ayat 1 Nomor 27 Tahun 2016). Jakarta. https://www.mlki.or.id/wpcontent/uploads/2021/07/Permendikbud_Tahun2016_Nomor027.pdf. Diakses Pada 17 Juli 2025.
Neohai, J. (2023). Pendidikan Kepercayaan dalam Sistem Pendidikan Nasional di Indonesia: Antara Alienasi dan Signifikansi. ICIR Rumah Bersama. Diakses dari https://icir.or.id/1026/artikel/2023/pendidikan-kepercayaan-dalam-sistem-pendidikan-nasional-di-indonesia-antara-alienasi-dan-signifikansi/
Noviana, T. (2023). Pemenuhan Layanan Pendidikan bagi Peserta Didik penghayat kepercayaan (Indigenous Religion) di DIY (Studi Kasus Kabupaten Gunungkidul pada tahun 2022). Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Digital (Ekobil), 2(1), 29-42. https://doi.org/10.58765/ekobil.v2i1.110
Nurrisa, F., Hermina, D., & Norlaila. (2025). Pendekatan Kualitatif dalam Penelitian: Strategi, Tahapan, dan Analisis Data . Jurnal Teknologi Pendidikan Dan Pembelajaran (JTPP) , 2(3), 793–800. https://jurnal.kopusindo.com/index.php/jtpp/index
Pasrin, M., Qorib, F., & Fianto, L. (2022). Analisis Kritis Pemberitaan Pemaksaan Penggunaan Jilbab bagi Siswi Non Muslim SMKN 2 Padang di Metro TV. Jurnal Nomosleca, 8(2),217-229. https://doi.org/10.26905/nomosleca.v8i2.8761
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia. (2007). Peraturan Pemerintah tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan (PP Pasal 1 Ayat 18. No. 37 Tahun 2007). Jakarta, DKI: Penulis. Diakses dari https://peraturan.bpk.go.id/Details/4759/pp-no-37-tahun-2007 diakses pada 7 Mei 2025.
Putri, U. D., & Pringgowijoyo, Y. (2020). Pemenuhan Layanan Pembelajaran Bagi Siswa penghayat kepercayaan Di Wilayah Dinas Pendidikan Kabupaten Bantul. Jurnal Kewarganegaraan, 4(1), 45-53. https://doi.org/10.31316/jk.v4i1.883
Ristiandar, D., & Nurchayati, N. (2023). Exploring the Issues in the Social Interaction between Immigrant and Host Communities. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 10(2), 131–144. https://doi.org/10.26740/cjpp.v10i2.53278
Sejati, P. P. (2024). Kisah Gadis Penganut Kepercayaan di Purwokerto, Dipaksa Mengenakan Hijab di Sekolah. Banyumas: TribunJateng.com. Diakses dari https://jateng.tribunnews.com/2024/08/15/kisah-gadis-penganut-kepercayaan-di-purwokerto-dipaksa-mengenakan-hijab-di-sekolah
Seo, M. R., Pairikas, F., & Saingo, Y. A. otret Diskriminasi Agama di Indonesia : Studi Kasus Implementasi Nilai Keadilan Sosial bagi Kelompok Minoritas. Mutiara : Jurnal Penelitian Dan Karya Ilmiah, 3(1), 319–338. https://doi.org/10.59059/mutiara.v3i1.2139
Setyowati, L. M. (2023). Pemenuhan Hak pendidikan kepercayaan Bagi Peserta Didik penghayat kepercayaan di SMA Negeri 17 Surabaya. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2), 10474-10484. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i2.801
Sholakodin, A. F. (2021). Posisi Tawar Menawar Permendikbud Nomor 27 dan Urgensi Pendidikan Agama Dalam Satuan Pendidikan. Edukasi: Jurnal Pendidikan, 19(2), 334-348. http://dx.doi.org/10.31571/edukasi.v19i2.3001
Sholakodin, A. F. (2021). Arus Utama Wacana Identitas Penghayat Kepercayaan Pasca Putusan MK di Media Daring Kompas.com. JSPH: Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis, 6(2), 166-182. https://dx.doi.org/10.17977/um021v6i2p166-182
Susanto, D., Risnita, & Jailani, M. S. (2023). Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data Dalam Penelitian Ilmiah. Jurnal QOSIM Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 1(1), 53–61. https://doi.org/10.61104/jq.v1i1.60
Syamsiyah, S. F., & Anya, N. K. (2024). Implementasi layanan pendidikan agama bagi peserta didik penghayat kepercayaan Sapta Dharma. Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(1), 413–423. https://doi.org/10.57235/AURELIA.V3I1
Trinugraha, Y. H., Saputro, R., & Yuhastina, Y. (2023). Proses stigmatisasi pada pengikut penghayat kepercayaan pelajar Kawruh Jiwo di Kota Surakarta: Kajian teori Stigma Erving Goffmap. SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora, 9(1), 93-111. https://doi.org/10.30738/sosio.v9i1.14172
Thalib, M. A. (2022). Pelatihan Analisis Data Model Miles Dan Huberman Untuk Riset Akuntansi Budaya. Madani: Jurnal Pengabdian Ilmiah, 5(1), 23–33. https://doi.org/10.30603/md.v5i1.2581
Undang-Undang Republik Indonesia. (2003). Undang-Undaang Republik Indonesia Tentaang Sistem Pendidikan Nasional ( UU Sisdiknas Pasal 12 Ayat 1a Nomor 20 Tahun 2003). Jakarta,DKI. Diakses dari https://peraturan.bpk.go.id/details/43920/uu-no-20-tahun-2003. Diakses Pada 17 Juli 2025.
Wahyudi, D. (2024). Implementasi Pendidikan Agama: Pembelajaran Pendidikan Agama Bagi Peserta Didik Beda Agama. Indonesian Research Journal on Education, 4(2), 289–294. https://doi.org/10.31004/irje.v4i2.562
Wicaksono, D., Soepeno, B., Puji, R. P. N., Triyanto, J. R., Prasetyo, G., & Nasution, A. A. B. (2024). Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia In Banyuwangi 2020-2022. JURNAL HISTORICA, 8(1), 197-219. https://doi.org/10.19184/jh.v8i1.43957
Copyright (c) 2026 Marselinus, Nasywa Andi Oosterdam, Calya Nashifa Adi Saputri, Faril Insan Madani, Fajar Widianto, Zidan Alfin Mubarrok, Tata Indra Wati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







