ANALISIS VISUAL PADA BIDANG FASHION: INSPIRASI DARI PULANG KAMPUNG “MULIH DILIK”

Meylin Amelia Lestary, Universitas Surabaya, Indonesia
Siti Zahro, Universitas Surabaya, Indonesia
Hany Mustikasari, Universitas Surabaya, Indonesia
Amelia Santoso, Universitas Surabaya, Indonesia

Abstract


Kegiatan pulang kampung yang telah menjadi fenomena sosial yang sering dikenal dalam bahasa Jawa ngoko dengan “Mulih Dilik” menjadi salah satu kebudayaan yang telah mendarah daging di masyarakat Indonesia. Melalui kegiatan ini setiap pemenuhan diri akan ketenangan dan kebahagian jiwa dapat terpenuhi, oleh karena itu kegiatan mudik yang memiliki arti yang terdalam menjadi inspirasi utama dan dikembangkan dalam pengembangan desain produk fashion. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan suatu perjalanan pulang kampung masing-masing individu yang dapat digunakan sebagai pengembangan desain fashion. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, menggunakan hasil observasi perjalanan panjang pulang kampung dan gambaran emosi perasaan pada perjalanan pulang kampung. Hasil penelitian menunjukan adanya keinginan terbesar yang membawa setiap individu ingin melakukan perjalanan pulang kampung. Hal ini direalisasikan dalam hasil observasi analisa visual dan analisis interpretasi dari emosi perasaan. Kesimpulannya kegiatan pulang “Mulih dilik” memiliki makna mendalam yang dapat dikembangkan menjadi inspirasi perancangan produk ready-to-wear berdasarkan hasil analisa visual yang menghasilkan warna, bentuk, dan textile manupulation.

Keywords


analisis visual, fashion, mulih dilik, perjalanan panjang

Full Text:

PDF

References


E. S. Daniar dan M. S. Rindawati. (2022, April). Tinjauan geografi sosial budaya terhadap mudik lebaran masyarakat Jawa. Jurnal Geografi: Geografi dan Pengajarannya, xx (April), pp. 1-9. Available: https://www.researchgate.net/publication

C. J. Kale, F. M. Abi, F. C. A. Chasmala dan N. N. Sujarwo, (2023). Peran ilmu sosiologi dalam memahami fenomena mudik lebaran tahun 2022. Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial. [Online]. 6(1), pp. 65-72. Available: https://journal2.um.ac.id/index.php/jpds/article/view/31202

A. H. Arribathi dan Q. Aini. (2018). Mudik dalam perspektif budaya dan agama (Kajian Realistis Perilaku Sumber Daya Manusia). Journal Cyberpreneurship Innovative and Creative Exact and Social Science. [Online]. 4(1), pp. 45-52. Available: https://core.ac.uk/download/pdf/285996294.pdf

B. B. Soebyakto. (2011). Mudik lebaran: Studi kualitatif. Jurnal Ekonomi Pembangunan. [Online]. 9(2), pp. 62-67. Available: https://doi.org/10.29259/jep.v9i2.5001

J. Japarudin. (2023). Fenomena dan nilai-nilai tradisi mudik lebaran. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan. [Online]. 17(3), 2034-2045. Available: http://dx.doi.org/10.35931/aq.v17i3.2202

N. Rachmawati. (2021). Refleksi budaya dalam tradisi mudik lebaran di Indonesia. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar. 5(1), pp. 47-59.

I. R. Koho. (2022). Fenomena mudik ditengah pandemi covid-19. SIGI IP. [Online]. 1(1), pp. 1-8. Available: https://jurnalunpri.ac.id/index.php/sgip/article/view/85

M. Fuad. (2016). Makna hidup di bauk tradisi mudik lebaran (studi fenomenologi atas pengalaman pemudik dalam merayakan idul fitri di kampung halaman). KOMUNIKA: Jurnal Dakwah dan Komunikasi. [Online]. 5(1), pp. 107–123. Available: https://doi.org/10.24090/komunika.v5i1.774

S. S. Karimullah. (2021). Tinjauan antropologi hukum dan budaya terhadap mudik lebaran masyarakat Yogyakarta. Sosial Budaya. [Online]. 18(1), pp. 64-74. Available: http://dx.doi.org/10.24014/sb.v18i1.12725

A. Munib dan Fahrurrazi. (2021). Kajian psikologi: Konsep jiwa dalam menentukan kebahagiaan. Journal Scientific of Mandalika (JSM). [Online]. 2(4), pp. 140-146. Available: https://doi.org/10.36312/10.36312/vol2iss4pp140-146

B. M. Asenahabi. (2019). Basics of research design: A guide to selecting appropriate research design. International Journal of Contemporary Applied Researches. [Online]. 6(5), pp. 76-89. Available: https://www.ijcar.net/assets/pdf/Vol6-No5-May2019/07.-Basics-of-Research-Design-A-Guide-to-selecting-appropriate-research-design.pdf

N. M. Noor dan N. Kamarudin. (2015, November). Kerinduan atau ketagihan terhadap dadah punca belia kecundang dan kembali menagih. Presented at International Drug Prevention and Rehabilitation Conference. [Online]. Available: https://oarep.usim.edu.my/jspui/handle/123456789/10337

M. Yusri. (2021, Januari). Tradisi mudik dan implikasi pengembangan desa dimasa covid. Available: https://publication.umsu.ac.id/index.php/ht/article/view/802

S. Mulyani. (2022). Nilai-nilai pendidikan islam dalam tradisi mudik lebaran. AT-THARIQ: Jurnal Studi Islam dan Budaya. [Online]. 2(02), pp. 13-22. Available: https://doi.org/10.57210/trq.v2102.172

B. B. Soebyakto. (2011). Mudik lebaran: Studi kualitatif. Jurnal Ekonomi Pembangunan. [Online]. 9(2), pp. 62-67. Available: https://doi.org/10.29259/jep.v9i2.5001

W. N. U. Bastaman dan T. N. I. Fadliani. (2020). Pengembangan motif bordir kerancang Tasikmalaya dengan software jbatik. Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah. [Online]. 37(2), pp. 371632. Available: http://dx.doi.org/10.22322/dkb.v37i2.6125

H. Mubarat dan M. Ilhaq. (2021). Telaah nirmana sebagai proses kreatif dalam dinamika estetika visual. Ekspresi Seni: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni. [Online]. 23(1), pp. 125-139. Available: http://dx.doi.org/10.26887/ekspresi.v23i1.397

A. Darisman. (2012). Tinjauan elemen desain pada dunia seni. Humaniora. [Online]. 3(2), pp. 622-631. Available: https://doi.org/10.21512/humaniora.v3i2.3406

M. Meilani. (2013). Teori warna: Penerapan lingkaran warna dalam berbusana. Humaniora. [Online]. 4(1), pp. 326–338. Available: https://doi.org/10.21512/humaniora.v4i1.3443

I. W. Karja. (2021, Oktober). Makna warna. Presented at Bali Dwipantara Waskita: Seminar Nasionar Republik Seni Nusantara. [Online]. Available: https://eproceeding.isi-dps.ac.id/index.php/bdw/article/view/260

N. Harini. (2013). Terapi warna untuk mengurangi kecemasan. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan. [Online]. 1(2), pp. 291-303. Available: https://doi.org/10.22219/jipt.v1i2.1584

A. Yunaldi. (2016, Agustus). Dinamika ekspresi emosi melalui garis dan warna. Besaung: Jurnal Seni Desain dan Budaya. [Online]. 1(3), pp. 13-22. Available: https://doi.org/10.36982/jsdb.v1i2.127

N. Rachmah. (2020). Perbedaan hasil jadi teknik crackle pada kain katun primisima, katun jepang dan katun toyobo pada busana casual anak. Jurnal Online Tata Busana. [Online]. 9(2), pp. 129-136. Available: https://doi.org/10.26740/jotb.v9n2.p129-136




DOI: https://doi.org/10.21831/hej.v7i2.66113

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Meylin Amelia Lestary, Siti Zahro, Hany Mustikasari, Amelia Santoso

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License

Home Economic Journal is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

Home Economics Journal Stats