Ketimpangan sosial sebagai mekanisme reproduksi kekuasaan dalam struktur masyarakat modern

Authors

  • Fina Maghfiroh Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri K.H Abdurrahman Wahid

DOI:

https://doi.org/10.21831/dimensia.v15i1.94019

Abstract

Ketimpangan sosial merupakan fenomena struktural yang terus bertahan dalam masyarakat modern dan tidak dapat dipahami semata-mata sebagai persoalan distribusi sumber daya. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis ketimpangan sosial sebagai mekanisme reproduksi kekuasaan yang dilegitimasi dan dipertahankan melalui berbagai institusi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan analisis teori konflik untuk mengkaji bagaimana relasi kuasa bekerja dalam pengelolaan konflik sosial, institusi pendidikan, dan praktik hukum mikro. Hasil kajian menunjukkan bahwa stabilitas sosial sering kali bukan mencerminkan keadilan struktural, melainkan merupakan hasil dari keberhasilan kelompok dominan dalam mengelola konflik dan menormalisasi ketimpangan melalui mekanisme simbolik dan institusional yang tampak netral. Dengan demikian, ketimpangan sosial berfungsi sebagai instrumen reproduksi kekuasaan yang berlangsung secara sistematis dan berkelanjutan.

Social inequality is a persistent structural phenomenon in modern society and cannot be understood solely as a matter of resource distribution. This article aims to analyze social inequality as a mechanism for the reproduction of power, legitimized and maintained through various social institutions. This research uses a qualitative approach, employing literature review methods and conflict theory analysis, to examine how power relations operate in social conflict management, educational institutions, and microlegal practices. The results of this study indicate that social stability often does not reflect structural justice but rather results from the success of dominant groups in managing conflict and normalizing inequality through seemingly neutral symbolic and institutional mechanisms. Thus, social inequality functions as an instrument for the reproduction of power, systematically and sustainably occurring.

Downloads

Published

2026-03-01

How to Cite

Maghfiroh, F. (2026). Ketimpangan sosial sebagai mekanisme reproduksi kekuasaan dalam struktur masyarakat modern. Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi, 15(1), 101–112. https://doi.org/10.21831/dimensia.v15i1.94019