Analisis bibliometric topik budaya fan k-pop dan pembentukan identitas kolektif 2016–2025
DOI:
https://doi.org/10.21831/dimensia.v15i1.91293Abstract
Fenomena K-Pop telah berkembang melampaui batas hiburan dan menjadi ruang perjumpaan budaya tempat penggemar dari berbagai negara membangun rasa kebersamaan dan identitas bersama. Penelitian ini bertujuan memetakan arah dan perkembangan kajian ilmiah tentang budaya fan K-Pop dan pembentukan identitas kolektif di tingkat global. Dengan menggunakan pendekatan bibliometrik terhadap publikasi internasional periode 2016–2025, penelitian ini menelusuri pola kolaborasi peneliti, tren topik, serta jejaring pengetahuan yang terbentuk. Hasilnya menunjukkan peningkatan minat yang pesat terhadap topik ini, dengan dominasi kontribusi dari Korea Selatan dan Amerika Serikat, serta munculnya tiga fokus utama: industri budaya, partisipasi digital, dan komunitas fandom lintas budaya. Temuan ini memperlihatkan bahwa K-Pop bukan hanya fenomena musik, melainkan juga wujud solidaritas dan identitas global yang tumbuh melalui interaksi manusia di ruang digital.
The K-Pop phenomenon has evolved beyond entertainment to become a cultural meeting space where fans from around the world build a shared sense of belonging and collective identity. This study aims to map the direction and development of international research on K-Pop fan culture and collective identity formation. Using a bibliometric approach to analyze publications from 2016 to 2025, the study explores research trends, author collaborations, and emerging thematic networks. The results reveal a growing academic interest in this topic, led by contributions from South Korea and the United States, and identify three main research focuses: cultural industry, digital participation, and cross-cultural fandom communities. These findings suggest that K-Pop is not merely a musical phenomenon but a form of global solidarity and identity shaped through human connection in digital spaces
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Romi Ali Yuliansyah; Tsakib Makbul Da'i

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
- Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari karya versi terbitan jurnal (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya pada tahun jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan karya yang diterbitkan lebih awal dan lebih banyak (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).
====================================================
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






