Dampak stigma masyarakat terhadap remaja di kawasan bekas-lokalisasi kota Jambi
DOI:
https://doi.org/10.21831/dimensia.v15i1.90324Abstract
Remaja yang tinggal di kawasan eks-lokalisasi Kota Jambi menghadapi stigma negatif dari masyarakat luar. Stigma ini muncul karena citra kawasan yang dikenal sebagai tempat prostitusi, meskipun sudah resmi ditutup. Tujuan penelitian ini untuk menguraikan dampak stigma masyarakat terhadap remaja yang tinggal di kawasan eks-lokalisasi Payo Sigadung Kota Jambi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara tidak terstruktur, observasi, dan studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan teknik Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Partisipan pada penelitian ini sejumlah 5 orang yang terbagi menjadi 4 orang remaja dan 1 orang tua. Studi ini menunjukkan terdapat 6 temuan tema yaitu, membatasi interaksi sosial, penyembunyian identitas, pertahanan diri, respon emosional, penerimaan terhadap kondisi lingkungan, dan pandangan negatif mengenai masa depan.
Adolescents living in the former red-light district of Jambi City face negative stigma from the outside community. This stigma arises because of the area's image as a place of prostitution, even though it has been officially closed. The purpose of this study is to describe the impact of community stigma on adolescents living in the former red-light district of Payo Sigadung, Jambi City. The method used is qualitative with a phenomenological approach. Data collection methods included unstructured interviews, observation, and document analysis. Data analysis utilized the Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). There were 5 participants in this study, consisting of 4 adolescents and 1 parent. This study revealed 6 themes, namely limiting social interaction, hiding identity, self-defense, emotional response, acceptance of environmental conditions, and negative views about the future.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Silaturrahma, Nurul Hafizah, Rion Nofrinanda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
- Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari karya versi terbitan jurnal (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya pada tahun jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan karya yang diterbitkan lebih awal dan lebih banyak (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).
====================================================
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






