The The moral voice of urban society as presented within Save Street Child Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.21831/dimensia.v15i1.87925Abstract
Kontestasi dalam ruang kota tidak dapat dihindari sehingga menciptakan dua kelompok; kelompok yang mengeliminasi dan tereliminasi. Anak jalanan menjadi aktor dalam wilayah kota yang kalah dalam kontestasi ruang, sehingga harus dieliminasi. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan perlunya semangat komunitarianisme dalam masyarakat kota yang penuh kontestasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Komunitas Save Street Child (SSC) Surabaya menjadi studi kasus dalam penelitian ini. Landasan teori yang digunakan adalah teori komunitarianisme dari Amitai Etzioni, yaitu tentang perlunya suara moral yang harus dibangkitkan dalam masyarakat modern, sehingga kehidupan yang mengikis nilai-nilai kebersamaan dapat dihidupkan kembali. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi langsung dan wawancara dengan anggota SSC Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suara moral komunitas SSC Surabaya berperan dalam mengurangi ketimpangan kehidupan anak jalanan. Mereka juga berkontribusi dalam meningkatkan softskill dan hardskill anak jalanan di Surabaya.
Contestation in urban space cannot be avoided that creates two groups; groups which eliminating and eliminated. Street children become actors in the urban area who lose in the contestation of space, so they must be eliminated. This study aims to show that there is a need for a spirit of communitarianism in urban society that full of contestation. This research use qualitative method with case study approach. Save Street Child (SSC) Surabaya community become the case study of this research. The theoretical basis used in this study is Amitai Etzioni's theory of communitarianism, it is about the need for a moral voice to be awakened in modern society, so that life that erodes togetherness values can be revived. Data was collected by direct observation and interviews with members of SSC Surabaya. The results show that the moral voice of SSC Surabaya community has a role in reducing the inequality of street children's lives. They also contribute to improve softskills and hardskills of street children in Surabaya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Abdur Rohman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
- Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari karya versi terbitan jurnal (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya pada tahun jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan karya yang diterbitkan lebih awal dan lebih banyak (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).
====================================================
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






