Analisis alternatif lokasi infrastruktur kesehatan kabupaten gunungkidul berbasis sistem informasi geografis untuk optimasi pelayanan kesehatan
Keywords:
Ketimpangan, Alternatif Lokasi, Infrastruktur KesehatanAbstract
Infrastruktur kesehatan di Kabupaten Gunungkidul secara teoretis seharusnya mampu menjangkau seluruh masyarakat secara merata, namun kenyataan di lapangan, justru tidak merata dan lebih terkonsentrasi pada wilayah tertentu saja. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan alternatif lokasi yang optimal untuk meningkatkan pelayanan kesehatan. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan bantuan Sistem Informasi Geografis (SIG). Populasi pada penelitian ini berupa data infrastruktur kesehatan yang terdiri dari rumah sakit, puskesmas, dan klinik-praktik dokter; serta unit lahan yang berupa Digital Elevation Model (DEM) dan jaringan jalan. Pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Alternatif lokasi untuk rumah sakit berjumlah 11 titik. (2) Alternatif lokasi puskesmas yang terbentuk berjumlah 10 unit. (3) Alternatif klinik dan praktik dokter yang terbentuk berjumlah 20 unit. Penelitian ini memberikan kontribusi terkait titik lokasi yang dapat menjadi alternatif untuk penempatan unit infrastruktur kesehatan pada wilayah penelitian.

