Batak Toba's Diaspor Loyalty against Customary Heritage in Special Region of Yogyakarta
Downloads
Abdullah, I. (2010). Konstruksi dan Reproduksi Kebudayaan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Afif dan Saeful Bahri. (2009). Penyerapan Nilai-nilai Budaya Lokal dalam Kehidupan Beragama di Medan (Harmonisasi Agama dan Budaya di Indonesia). Jakarta : Balai penelitian dan Pengembangan Agama
Daliyo, J.B. (1996). Kehidupan Hukum Masyarakat Batak dan Minangkabau Di Daerah Istimewa Yogyakarta Khususnya dalam Bidang Hukum Perkawinan, Kekerabatan, dan Hukum Waris. Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada.
Hadikusuma, H. (2014). Pengantar Ilmu Hukum Adat Indonesia (Edisi Revisi). Bandung: CV Mandar Maju.
Heryadi, H. & Silvana, H. (2013). Komunikasi Antarbudaya dalam Masyarakat Multikultur (Studi tentang Adaptasi Masyarakat Migran Sunda Di Desa Imigran Permu Kecamatan Kepahiang Provinsi Bengkulu). Jurnal Kajian Komunikasi, (1-1) 95-108.
Pakpahan, F., B. (2013). Fungsi Komunikasi Antar Budaya dalam Prosesi Pernikahan Adat Batak Di Kota Samarinda (Studi Kasus Empat Pasangan Berbeda Etnis Antara Etnis Batak dengan Etnis Jawa, Toraja, dan Dayak). (2017, Desember 21). Diakses dari E-journal Ilmu Komunikasi FISIP Unmul. ejournal.ilkom.fisip-unmul.ac.id/site/.../jurnal%20jadi%20(08-26-13-03-35-36).pdf.
Soekanto, S. (2002). Hukum Adat Indonesia. Jakarta: Rajagrafindo Persada
Soemadiningrat, O.S. (2002). Rekonseptualisasi Hukum Adat Kontemporer: Telaah Kritis terhadap Hukum Adat sebagai Hukum yang Hidup dalam Masyarakat. Bandung: PT. Alumni.
Utomo, L. (2016). Hukum Adat Indonesia. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada
Vergouwen, J.C. (2004). Masyarakat Adat dan Hukum Adat Batak Toba. Yogyakarta: LKiS Pelangi Aksara.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






