INOVASI FETTUCCINE BAYAM DENGAN SAUS ALFREDO LABU SEBAGAI ONE DISH MEAL SEHAT UNTUK REMAJA

Authors

  • Salsabila Aisha Fitri Universitas Negeri Yogyakarta
  • Nani Ratnaningsih Universitas Negeri Yogyakarta

Abstract

Anemia pada remaja masih menjadi salah satu permasalahan gizi yang dipengaruhi oleh rendahnya asupan zat besi. Bayam merupakan sumber zat besi nabati, sedangkan labu kuning mengandung vitamin C dan beta karoten yang dapat mendukung penyerapan zat besi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formulasi terbaik fettuccine bayam dengan saus alfredo labu sebagai one dish meal sehat untuk remaja, mengetahui tingkat kesukaan konsumen, menghitung harga jual dan Break Even Point, serta menyusun Business Model Canvas. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model 4D (define, design, develop, dan disseminate). Uji tingkat kesukaan dilakukan terhadap 80 panelis tidak terlatih menggunakan skala hedonik 1–5. Data dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji paired t-test pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi terbaik diperoleh pada fettuccine dengan substitusi puree bayam sebesar 70% dan saus alfredo dengan penambahan puree labu kuning sebesar 50%. Produk pengembangan memperoleh tingkat kesukaan yang lebih tinggi dibandingkan produk acuan pada atribut penampilan, warna, rasa, tekstur, dan keseluruhan dengan perbedaan yang signifikan (p<0,05). Harga jual produk ditetapkan sebesar Rp11.000 per kemasan dengan nilai Break Even Point sebanyak 4 kemasan. Fettuccine bayam dengan saus alfredo labu berpotensi dikembangkan sebagai alternatif one dish meal bergizi bagi remaja. Penelitian lanjutan disarankan untuk menganalisis kandungan zat besi, vitamin C, dan daya simpan produk.

Downloads

Published

2026-11-04

How to Cite

[1]
Fitri, S.A. and Ratnaningsih, N. 2026. INOVASI FETTUCCINE BAYAM DENGAN SAUS ALFREDO LABU SEBAGAI ONE DISH MEAL SEHAT UNTUK REMAJA. Prosiding Pendidikan Teknik Boga Busana. 21, 1 (Nov. 2026).