PENCIPTAAN BUSANA DENGAN PERPADUAN LURIK DAN ANYAMAN BERNUANSA ETNIK READY TO WEAR
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mewujudkan busana ready to wear yang memadukan material tradisional berupa kain lurik dengan eksplorasi struktur anyaman sebagai elemen visual maupun konstruktif. Latar belakang penelitian berangkat dari kebutuhan menghadirkan busana modern yang tetap merepresentasikan identitas budaya Indonesia melalui pengolahan material lokal secara inovatif. Metode yang digunakan adalah metode 4D (Define, Design, Develop, Disseminate), yang mencakup analisis kebutuhan, perancangan desain, pengembangan produk, serta publikasi hasil karya. Pada tahap define, tema Augere–Componere dari Trend Forecasting 2025/2026 dijadikan acuan dalam menentukan arah estetika dan sumber ide berdasarkan karakter ritmis dan struktural dari teknik anyaman. Tahap design menghasilkan rancangan busana terdiri atas blus dengan aksen anyaman dan obi lurik serta rok berlapis bernuansa abu dan biru navy yang merepresentasikan karakter modern dan adaptif. Tahap develop melibatkan proses pemilihan material seperti organza liquid hitam, lurik katun, serta katun Toyobo, pembuatan pola, pemotongan kain, konstruksi busana, dan serangkaian fitting untuk memastikan kesesuaian desain dengan prinsip kenyamanan dan wearability. Produk akhir, yang dinamai Neo Essence, memperlihatkan integrasi harmonis antara ritme garis lurik, tekstur silang anyaman, dan siluet modern sebagai bentuk inovasi dalam pengembangan busana kontemporer berbasis material tradisional.