MITIMIA: MIE AYAM EKSTRAK BIT (BETA VULGARIS) UNTUK PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA

Authors

  • Nadia Nikenrasti Anjani Universitas Negeri Yogyakarta
  • Marwanti Universitas Negeri Yogyakarta

Abstract

Tingginya prevalensi anemia pada remaja Indonesia, yang mencapai 32% pada kelompok usia 15-24 tahun, menjadi tantangan kesehatan yang serius. Meskipun program Tablet Tambah Darah (TTD) telah dijalankan, rendahnya kepatuhan konsumsi di kalangan remaja menjadi hambatan utama. Di sisi lain, gaya hidup remaja cenderung memilih makanan praktis seperti mie ayam, yang sayangnya seringkali memiliki nilai gizi mikro yang rendah. Kondisi ini memicu kebutuhan akan inovasi pangan fungsional yang digemari remaja namun diperkaya dengan nutrisi penting guna menekan angka penderita darah rendah. Penelitian ini difokuskan pada tiga tujuan utama: pertama, menghadirkan inovasi mie basah sebagai alternatif pangan sehat dan bergizi tinggi; kedua, mengembangkan formulasi mie basah dengan substitusi ekstrak bit (Beta vulgaris) untuk mencapai komposisi gizi dan tingkat penerimaan yang optimal; serta ketiga, mengupayakan penurunan angka penderita darah rendah (anemia) melalui peningkatan kadar hemoglobin pada remaja melalui intervensi pangan fungsional.Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D). Tahapan riset dimulai dengan uji coba formulasi pembuatan mie basah untuk menemukan perbandingan komposisi terbaik antara tepung terigu, dan ekstrak bit. Data penelitian diperoleh melalui instrumen borang kuesioner uji organoleptik yang melibatkan para remaja sebagai panelis. Aspek yang diuji mencakup karakteristik warna, rasa, tekstur, dan aroma. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif untuk mengevaluasi tingkat kesukaan panelis serta kelayakan produk sebagai solusi pangan sehat bagi remaja.

Downloads

Published

2026-11-03

How to Cite

[1]
Anjani, N.N. and Marwanti 2026. MITIMIA: MIE AYAM EKSTRAK BIT (BETA VULGARIS) UNTUK PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA. Prosiding Pendidikan Teknik Boga Busana. 21, 1 (Nov. 2026).