PENERIMAAN KONSUMEN DAN KELAYAKAN EKONOMI PADA PENGEMBANGAN ROTI UBI JALAR SEBAGAI PRODUK DIVERSIFIKASI PANGAN LOKAL
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis penerimaan konsumen dan kelayakan usaha produk roti ubi jalar. Penelitian menggunakan pendekatan eksploratif-deskriptif dengan melibatkan 80 panelis konsumen di Kota Singaraja. Data penerimaan dikumpulkan melalui kuesioner uji hedonik skala lima terhadap tekstur, warna, aroma, rasa, penampilan, dan penerimaan keseluruhan. Analisis usaha dilakukan melalui perhitungan biaya tetap, biaya variabel, total biaya operasional, penerimaan, keuntungan, dan rasio penerimaan terhadap biaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh atribut sensori memperoleh kategori sangat suka. Skor rata-rata tekstur sebesar 4,55; warna 4,70; aroma 4,34; rasa 4,54; penampilan 4,65; dan penerimaan keseluruhan 4,63. Total biaya operasional mencapai Rp2.818.350 per bulan dengan penerimaan Rp6.000.000 dan keuntungan Rp3.181.650 per bulan. Nilai rasio penerimaan terhadap biaya sebesar 2,13 menunjukkan bahwa usaha berada pada kondisi menguntungkan dan efisien berdasarkan asumsi produksi penelitian. Hasil penelitian merekomendasikan pengembangan roti ubi jalar melalui diversifikasi isian, perbaikan ukuran dan penampilan, penggunaan kemasan yang lebih ramah lingkungan, serta penguatan strategi pemasaran berbasis nilai pangan lokal.