CHURROS DENGAN SUBSTITUSI JUS BAYAM SEBAGAI INOVASI CAMILAN
Abstract
Pengembangan camilan berbasis sayuran menjadi upaya untuk meningkatkan nilai gizi produk yang telah dikenal konsumen. Churros memiliki karakter renyah di luar dan lembut di dalam, tetapi bahan utamanya masih didominasi tepung terigu dan nilai seratnya relatif rendah. Bayam dipilih sebagai bahan substitusi cair karena memiliki warna hijau alami, serat, vitamin, mineral, dan senyawa bioaktif. Kegiatan pengembangan bertujuan menentukan resep acuan, formulasi substitusi jus bayam yang paling diterima, serta mutu sensoris produk pada tahap pengembangan. Metode yang digunakan ialah Research and Development dengan model 4D termodifikasi melalui tahap define, design, dan develop. Tahap define menghasilkan R3 sebagai resep terpilih dengan nilai keseluruhan 4,6. Tahap design menghasilkan F2 sebagai formulasi terbaik dengan proporsi jus bayam 95% dan air 5%. Tahap develop menunjukkan resep pengembangan memperoleh nilai keseluruhan 4,5, sama dengan resep acuan terpilih. Produk akhir menjadi inovasi camilan berbasis jus bayam dengan karakter sensoris yang tetap dapat diterima.