Development of Integrated Natural Science Module With Local Content in Wetland Environment to Train Science Process Skills For 8th Grade Students of SMP N 23 Banjarmasin

Hendri Dwi Pangestu, Lambung Mangkurat University, Jl. Brigjen Hasan Basri, Banjarmasin, Indonesia
Syubhan Annur, Lambung Mangkurat University, Jl. Brigjen Hasan Basri, Banjarmasin, Indonesia
Arif Sholahuddin, Lambung Mangkurat University, Jl. Brigjen Hasan Basri, Banjarmasin, Indonesia

Abstract


The result of observation and interview with science teacher at SMPN 23 Banjarmasin shows that students do not use any books when learning at class. The learning progress run by teacher centered while the students just listening and take a notes from teacher explanation. Students also never doing experimental learning in laboratory or in the field. The aim of this research is to describe about valitidy, practicality, and effectivity of the integrated natural science module with local content in wetland environment as media development for science learning. Population of this research is 8th grades students of SMPN 23 Banjarmasin. The method of this research is Research and Development (RnD) method using development design plot by Tessmer. The research indicates that the integrated science module has 81.25 value of validity which is shows the module are valid to use for learning media. The practicality of the module is 91.75 which indicates the module are easy to use bothly the teacher and student. The effectivity of the module calculated with N-gain which get value 0.71, it means the module are effective as learning media to reach learning purposes. The module also gain value 59.41 of science process skills indicates the module can help students to learn about science process skills.


Keywords


Integrated Natural Science Module, Local Content, Wetland, Science Process Skills, Validity, Practicallity, Effectivity

Full Text:

PDF

References


learning method on students’ academic achievement in science course. Universal Journal Of Educational Research, 2(1), 37-41.

Akbar, S. (2016). Instrumen perangkat pembelajaran. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Anderson, R. D. (2002). Reforming science teaching: what research says about inquiry. Journal Of Science Teacher Education, 13(1), 1-12.

ANNUR, S., Misbah, M., & Alifullah, M. N. (2020). Development Of Learning Materials On The Subject Of Static Fluid Assisted Flip Book Maker.

Arikunto, S. (2009). Dasar-dasar evaluasi pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Arikunto, S. (2012). Dasar-dasar evaluasi penilaian pendidikan edisi kedua . Jakarta: Bumi Aksara.

Ariningsih, I. (2014). Pengembangan modul IPA (biologi) berbasis inkuiri pada materi fotosintesis untuk peserta didik smp kelas VIII. JUPEMASI-PBIO, 1(1), 151-154.

Asih, T., Hartati, W., Corebima, A., & Suwono, H. (2015). Pengaruh pembelajaran inkuiri terstruktur dan siklus belajar 5E terhadap keterampilan proses sains dan hasil belajar kognitif siswa pada kemampuan akademik berbeda. Jurnal Pendidikan Sains, 3(1), 22-30.

Baeti, S., Binandja, A., & Susilaningsih, E. (2015). Pembelajaran berbasis praktikum bervisi sets untuk meningkatkan keterampilan laboratorium dan penguasaan kompetensi. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 8(1), 1260-1270.

Chabelengula, V. M. (2012). How pre-service teachers’ understand and perform science process skills. Eurasia Journal Of Mathematics, Science & Technology Education, 8(3), 167-176.

Cohen, R., & Swerdlik. (2010). Psychological testing and assesment. New York: Mc Graw-Hill.

Darmiatun. (2013). Menyusun modul bahan ajar untuk persiapan guru dalam mengajar. Yogyakarta: Gava Media.

Daryanto. (2013). Menyusun modul bahan ajar untuk persiapan guru dalam mengajar. Malang: Gavamedia.

Dash, P., & Padhi, S. K. (2016). Science process skills : learning the process by doing the process. Journal of International Academic Research for Multidisciplinary, 4(1), 23-25.

Dewi, A. P. (2014). Pengembangan modul IPA terpadu untuk SMP/MTs berbasis eksperimen pada tema fotosintesis untuk memberdayaka keterampilan proses sains. Jurnal Inkuiri, 3(3), 30-40.

Dewi, N. R., Wibawa, I. C., & Devi, N. L. (2017). Kemampuan berpikir kritis dan keterampilan proses dalam pembelajaran siklus belajar 7E berbasis kearifan lokal. Jurnal Pendidikan Indonesia, 6(1), 125-133.

Dimyati, & Mudjiono. (2013). Belajar & pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Dwijono, Sunarno, W., & Sugiyanto. (2013). Pembelajaran biologi dengan pendekatan starter eksperimen (PSE) melalui inkuiri terbimbing dan inkuiri bebas termodifikasi ditinjau dari keterampilan proses sains dan kreativitas siswa. Jurnal Inkuiri, 2(2), 124-133.

Hake, R. (2002). Assesment of physics teaching methods. Proceedings of The UNESCO Asian Physics Education Workshop on Active Learning in Physics. Sri Lanka: University of Peradeniya.

Hamdunah. (2015, November). Praktikalitas pengembangan modul konstruktivisme dan website pada materi lingkaran bola. LEMMA, 2(1), 35-42.

Hartini, S., Oktaviana, D., & Misbah. (2017). Pengembangan modul fisika berintegrasi kearifan lokal membuat minyak lala untuk melatih karakter sanggam. Jurnal Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika, 5(3), 272-285.

Hidayah, F. (2014). karakteristik panduan praktikum kimia fisika bervisi sets untuk meningkatkan keterampilan proses sains. Jurnal Pendidikan Sains, 2(1), 20-25.

Hidayat, S., Prayogi, S., & Armansyah. (2013). Implementasi model pembelajaran 5E untuk meningkatkan hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa. Jurnal Lensa Kependidikan Fisika, 1(1), 37-42.

Ibda, F. (2015). Perkembangan kognitif : teori Jean Piaget. Intelektualita, 3(1), 32-34.

Ibrohim, Sribekti, A., & Hidayat, A. (2016). Peningkatan keterampilan proses sains dan hasil belajar kognitif siswa kelas VII SMP Negeri 1 Selorejo menggunakan perangkat pembelajaran ekosistem berbasis inkuiri terbimbing dengan sumber belajar waduk lahor. Jurnal Pendidikan : Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 1(8), 1575-1580.

Jannah, L., Nur, M., & Suyono. (2016). Desain bahan ajar materi gelombang dan bunyi model inkuiri terbimbing untuk melatihkan keterampilan proses sains siswa SMP. Pendidikan Sains Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya , 6(1), 1196-1197.

Jannah, M. (2014). Penerapan pembelajaran IPA terpadu dengan pendekatan sets_edutainment tema baterai alami untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar di SMPN 1 Gondang. Pendidikan Sains, 2(1).

Keil, Chris, & dkk. (2009). Improvements in student achievement and science process skills using environmental health science problem-based learning curricula. Electronic Journal Of Science Education, 13(1), 1-18.

Khoiri, A. (2016). Local wisdom PAUD to grow student's soft skills (study cash: development RKH on science learning). Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies, 5(1), 14-17.

Khusna, N., Yamtinah, S., & Ashadi. (2016). Pengembangan subject spesific pedagogy (SSP) IPA terpadu kelas VIII SMP di Surakarta berbasis model inkuiri terbimbing untuk meningkatkan keterampilan proses sains (KPS) pada tema mata sebagai alat optik tahun pelajaran 2015/2016. Jurnal Pendidikan Kimia, 5(3), 59-67.

Kurniawati, A. A., Wahyuni, S., & Putra, P. D. (2017). Utilizing of comic and Jember's local wisdom as integrated science learning materials. International Journal of Social Science and Humanity, 7(1), 47-50.

Kusaeri, & Suprananto. (2012). Pengukuran dan penilaian pendidikan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Kusumastuti, W. (2009). Evaluasi lahan basah bervegetasi mangrove dalam mengurangi pencemaran lingkungan (studi kasus di desa kepetingan kabupaten sidoarjo) . Semarang: Thesis Program Studi Ilmu Lingkungan Universitas Diponegoro.

Maharani, M. U. (2013). Pengembangan petunjuk praktikum IPA terpadu tema fotosintesis berbasis learning cycle untuk siswa SMP. Semarang: Tidak dipublikasikan.

Majid, A. (2012). Perencanaan pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Masithussyifa, R. K. (2012). Pengembangan lembar kegiatan siswa (LKS) berorientasi keterampilan proses pada pokok bahasan sistem pernapasan manusia. Unnes Biology Education Journal, 1(1), 7-10.

Maulida, R., Sahyar, & Bukit, N. (2015). Pengembangan bahan ajar fisika SMA berbasis investigasi pada materi fluida dinamis untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Tabularasa PPS UNIMED, 12(3), 285-293.

Muhafid, E. A. (2013). Pengembangan modul ipa terpadu berpendekatan keterampilan proses pada tema bunyi di SMP kelas VIII. Unnes Science Education Journal, 2(1), 141-142.

Nath, S., & Thomas, S. (2012). Enhanching science process skills and scientific attitude and analysing their interactions: An. International Journal Of Scientific Research, 1(1), 37-42.

Ngabekti, S., Ridlo, S., Peniati, & Martanto. (2017). Meta-Analysis of jelajah alam sekitar (JAS) approach implementation in learning process. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 6(1), 153-164.

Nieveen, N., & Plomp, T. (2007). An introduction to educational design research. Netherland: Netherland institute for curriculum development.

Nisa, A., Sudarmin, & Samini. (2015). Efektivitas penggunaan modul terintegrasi etnosains dalam pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan literasi sains siswa. Unnes Science Education Journal, 4(3), 1049-1056.

Nisak, K., & Susasntini, E. (2013). Pengembangan perangkat pembelajaran IPA terpadu tipe connected pada materi pokok sistem ekskresi untuk kelas IX SMP. Jurnal Pendidikan Sains e-Pensa, 1(1), 81-84.

Nur, M. (2013). Berpikir kritis. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya.

Nurbani, D., Gusrayani, D., & Jayadinata, A. (2016). Pengaruh model learning cycle terhadap keterampilan proses sains siswa SD kelas IV pada materi hubungan antara sifat bahan dengan kegunaannya. Jurnal Pena Ilmiah, 1(1), 211-220.

Özgelen, S. (2012). Students' science process skills within a cognitive domain framework. Eurasia Journal Of Mathematics, Science & Technology Education, 8(4), 283-284.

Palayaswati, I. (2015). Pengembangan modul IPA terpadu berbasis inkuiri terbimbing untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa SMP dengan tema air limbah rumah tangga. Jurnal Inkuiri, 4(3), 79-86.

Parmin, Sajidan, Ashadi, & Sutikno. (2015). Skill of prospective teacher in integrating the concept of science with local wisdom model. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 4(2), 120-126.

Prastowo. (2013). Panduan kreatif membuat bohan ajar lnovatif. Yogyakarta: Diva Press.

Pratidina, F. R., Pamelasari, S. D., & Khusniati, M. (2016). Keefektifan penggunaan modul cahaya berbasis salingtemas terhadap keterampilan proses sains siswa. Unnes Science Education Journal, 5(2), 1235-1241.

Prawiradilaga, D. S. (2009). Prinsip desain pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Putri, N., Hakim, A., & Junaedi, E. (2015). Pengaruh penerapan keterampilan proses sains pada materi pokok koloid terhadap hasil belajar kimia siswa kelas XI SMA Negeri 8 Mataram tahun ajaran 2013/2014. Jurnal Ilmiah Widiya Pustaka Pendidikan, 3(1), 82-89.

Rani, S., Wiyatmo, Y., & Kustanto, H. (2017). Concept attainment worksheet to enhance concept knowledge and science process skills in physics instruction. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 6(2), 326-334.

Rauf, & Rose, A. A. (2013). Inculcation of science process skills in a science classroom. Canadian Center Of Science and Education, Asian Social Science, 9(8), 47-57.

Ridlo, S., & Rudyatmi, E. (2005). Evaluasi pembelajaran. Semarang: Universitas Negeri Semarang.

Rizqi, A., Parmin, P., & Nurhayati, S. (2013). Pengembangan modul IPA terpadu berkarakter tema pemanasan global untuk siswa SMP/MTs. Unnes Science Education Journal, 2(1), 203-208.

Rosa, F. O. (2015). Pengembangan Modul pembelajaran IPA SMP pada materi tekanan berbasis keterampilan proses sains. Jurnal Pendidikan Fisika, 3(1), 49-63.

Sajidan, S., Ashadi, A., & Sutikno, S. (2015). Skill of teacher candidates in integrating the concept of science with local wisdom. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 4(2), 120-126.

Savitri, E., Wusqo, I., Ardhi, M., & Putra, P. (2017). Enhancement of science student's process skills through implementation of green learning method (GeLeM) with conservation-based inquiry approach. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 6(2), 237-244.

Setiawan, B., Innatesari, D., Sabtiawan, W., & Sudarmin. (2017). The development of local wisdom-based natural science module to improve science literation of student's. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 6(1), 49-54.

Sholakhuddin, M., Sutarto, & Subiki. (2016). Paket sumber belajar (PSB) dengan analisis foto kejadian fisika (AFKF) berbasis kearifan lokal pada pembelajaran fisika di SMK (kajian pengembangan pada pokok bahasan fluida untuk SMK jurusan perikanan kelautan). Jurnal Pembelajaran Fisika, 5(3), 253-260.

Sinambela, P. (2009, Desember). Artikel Sinambela. Dipetik Mei 23, 2018, dari Pardomuan Sinambela: https://pardomuansinambela.files.wordpress.com

Solichah, A., Parmin, P., & Nurhayati, S. (2013). Pengembangan lembar eksperimen IPA terpadu berbasis inkuiri dalam outdoor learning pada tema ekosistem. Unnes Science Education Jpurnal, 2(2), 337-343.

Sudarmin, S., & Samini, S. (2015). Efektivitas penggunaan modul terintegrasi etnosains dalam pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan literasi sains siswa. Unnes Science Education Journal, 4(3), 1049-1056.

Sudijono, A. (2011). Pengantar evaluasi pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Sugiyono. (2012). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukaesih, S., & Pukan, K. (2015). Active learning based on better teaching and learning (BTL) to improve process skill and students study result. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 4(1), 90-96.

Sukiman. (2012). Pengembangan media. Yogyakarta: Pedagogia.

Suryani, Sunarno, W., & Soeparmi. (2014). Pengembangan modul IPA terpadu berbasis konflik kognitif tema peredaran darah di SMP Negeri 6 Wonogiri. Jurnal Inkuiri, 3(3), 19-29.

Suryawan, A., Binadja, A., & Sulistyorini, S. (2015). Pengembangan instrumen performance assessment praktikum bervisi sets untuk mengukur keterampilan proses sains. Journal of Primary Education, 4(1), 1-9.

Susilaningrum, D. F., Santosa, S., & Ariyanto, J. (2017). Studi komparasi antara penerapan model learning cycle 5E dan discovery learning terhadap capaian keterampilan proses sains dan hasil belajar kognitif pada siswa kelas X SMA Negeri 3 Boyolali. Proceeding Biology Education Conference, 14(1), 331-339.

Susilowati, I., Iswari, R., & Sukaesih, S. (2013). Pengaruh pembelajaran berbasis proyek terhadap hasil belajar siswa materi sistem pencernaan manusia. Journal of Biology Education, 2(1), 83-90.

Tessmer, M. (1993). Planning and conducting formative evaluations. Philadelphia: Kogan Page.

Tim Penyusun. (2016). Pedoman penulisan karya ilmiah. Banjarmasin: FKIP Universitas Lambung Mangkurat.

Trianto. (2012). Model pembelajaran terpadu. Jakarta : Bumi Aksara.

Umah, S. K., Sudarmin, & Dewi, N. R. (2014). Pengembangan petunjuk praktikum ipa terpadu berbasis inkuiri terbimbing pada tema makanan dan kesehatan. Unnes Science Education Journal, 3(2), 511-518.

Uno, H., & Mohamad, N. (2014). Belajar dengan pendekatan PAILKEM. Jakarta: Bumi Aksara.

Usmeldi. (2016). The development of research-based physics learning model with scientific approach to develop student's scientific processing skill. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 5(1), 134-139.

Wahyuni, S. (2015). Developing science learning instruments based on local wisdom to improve student's critical thinking skills. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 11(2), 156-161.

Wahyuni, S., Indrawati, Sudarti, & Suana, W. (2017). Developing science process skills and problem-solving abilities based on outdoor learning in junior high school. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 6(1), 165-169.

Waluyo, M. E. (2014). Pengembangan panduan praktikum IPA terpadu berbasis inkuiri terbimbing tema fotosintesis untuk menumbuhkan keterampilan kerja ilmiah siswa SMP. Unnes Science Education Journal, 3(3), 677-684.

Wardah, A. (2016). Pengembangan perangkat pembelajaran IPA-biologi menggunakan model pembelajaran berdasarkan masalah di madrasah tsanawiyah. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 2(1), 225-235.

Wardani, K., Sadia, I., & Suastra, I. (2016). Pengembangan perangkat pembelajaran IPA terpadu dengan setting inkuiri laboratorium bermuatan content local genius untuk meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan proses sains siswa SMP. Prosiding Seminar Nasional MIPA, 230-239.

Widoyoko, E. P. (2016). Penilaian hasil belajar di sekolah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Zaini, M., & Asnida, D. J. (2015). Pengembangan perangkat pembelajaran IPA-biologi berorientasi hutan mangrove untuk siswa SMP. Seminar Nasional XII Pendidikan Biologi FKIP UNS, 2(7), 134-141.




DOI: https://doi.org/10.21831/jser.v4i2.35719

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Based on a work at https://journal.uny.ac.id/index.php/jser/index

Accepted and published papers will be freely accessed in this website and the following abstracting & indexing databases:


   

=============================================================================================================

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.