Persepsi Guru Terhadap Pemertahanan Bahasa Lampung di Sekolah
DOI:
https://doi.org/10.21831/ikadbudi.v15i1%20(Special%20Issue).96935Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh persepsi guru terhadap pemertahanan bahasa Lampung di sekolah. Penelitian ini mengkaji secara mendalam cara pandang guru terhadap perannya sebagai pendidik yang bertanggung jawab terhadap pemertahanan bahasa daerah dalam proses pendidikan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif karena memberikan banyak wawasan mengenai konteks persepsi guru. Sampel dalam penelitian ini adalah guru SMP dan guru SMA di Kabupaten Pringsewu yang diambil dari 50 sekolah. Penelitian ini menggunakan wawancara terstruktur. Keabsahan data yang diperoleh dalam penelitian ini dilakukan melalui triangulasi sumber, triangulasi teknis, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) lima faktor yang mempengaruhi terjadinya pergeseran bahasa Lampung, yaitu budaya sekolah, keberagaman etnis, peran orang tua, kebijakan pendidikan, dan peristiwa budaya dan adat istiadat Lampung. (2) Guru telah mengetahui kebijakan pemerintah terkait pelestarian bahasa daerah yang dituangkan dalam pembelajaran muatan lokal. (3) Guru mengetahui bahwa latar belakang bahasa komunikasi siswa didominasi oleh orang yang bukan asli suku Lampung sehingga bahasa Lampung jarang digunakan. (4) Praktik mengajar hanya berorientasi pada teori dan guru pengajar bahasa Lampung masih sedikit. (5) Kegiatan pelestarian budaya di masyarakat dan di sekolah masih jarang dilakukan karena konteks pembelajaran difokuskan pada teori.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Veria Septianingtias, Farida Ariyani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

1.png)