Model Gaya Hidup Berbasis Kearifan Lokal dalam Upaya Meningkatkan Harapan Hidup Masyarakat Adat Miduana
DOI:
https://doi.org/10.21831/ikadbudi.v14i1.84501Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji model gaya hidup berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan harapan hidup masyarakat Kampung Adat Miduana. Kampung Adat Miduana merupakan komunitas Suku Sunda yang terletak di Desa Balegede, Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Masyarakat ini dikenal memiliki angka harapan hidup yang tinggi, dengan beberapa individu mencapai usia lebih dari 100 tahun, lebih tinggi dari rata-rata nasional Indonesia (73-75 tahun). Namun, masih sedikit penelitian yang secara spesifik meneliti bagaimana kearifan lokal berperan dalam meningkatkan kualitas hidup dan ketahanan sosial masyarakat ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitis dengan pendekatan fenomenologi untuk mengeksplorasi strategi bertahan hidup masyarakat Miduana. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap masyarakat lanjut usia dan pemuka adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal seperti tetekon (aturan adat dalam pertanian), mayor (tradisi berkumpul dan makan bersama), serta Sanksi katulak (aturan adat yang menjaga harmoni sosial) berperan dalam menciptakan lingkungan sosial yang stabil dan minim stres. Selain itu, pola makan berbasis hasil bumi organik, aktivitas fisik yang intens, serta kondisi lingkungan yang masih asri turut menjadi faktor utama yang mendukung harapan hidup masyarakat. Dengan demikian, model gaya hidup berbasis kearifan lokal terbukti berkontribusi terhadap kesehatan fisik, mental, dan sosial, serta dapat menjadi referensi bagi pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam menyusun strategi peningkatan kualitas hidup berbasis budaya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yoga Bagus Satatagama

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

1.png)