KIAT MENANGGULANGI BAHAYA ROKOK TERHADAP PELAJAR

 Mujiyo .

Abstract


Masalah merokok di kalangan pelajar semakin merajalela sulit untuk ditangani oleh guru di sekolah, lebih-lebih anak yang sudah kecanduan merokok. Walaupun di sekolah ada aturan tidak boleh merokok , tetapi secara sembunyi-sembunyi dan berkelompok anak-anak masih ada yang merokok. Penulis menyadari bahwa anak yang perokok gampang terpengaruh minum minuman keras dan narkoba. Pertanyaan mendasar sesungguhnya adalah bagaimana menghadapi perilaku kebiasaan anak merokok di lingkungan pendidikan? Bagaimana cara menanggulangi anak perokok berat, khususnya di sekolah? Apakah perilaku kebiasaan merokok akan berdampak pada anak yang tidak biasa merokok? Jika satu batang rokok mengandung nikotin 2,3 mg, dalam satu tahun nikotin bersarang ke dalam tubuh 814,8 mg racun. Sebagai contoh jika seseorang telah merokok selama 10 tahun tentunya berbagai penyakit akan muncul akibat 4000 bahan kimia beracun dalam satu batang rokok. Satu tetes nikotin dapat membunuh seekor ayam. Mari kita mencoba menghitung kerugiann uang yang dibakar dengan sia-sia selama 10 tahun. Harga sebungkus rokok sekarang Rp 11.000,00, berapa uang yang hangus? Coba kita kalikan Rp 11.000,00 X 366 X 10 hasilnya Rp 40.260.000,00. Jumlah ini cukup untuk membiayai anak dari SD sampai SMA semester 2. Bila 10 juta orang dari sekian ratus juta penduduk dalam 10 tahun, uang yang terbakar percuma dan menimbulkan berbagi penyakit Rp 260 trirliun lebih. Saat ini, terdapat 1.100 juta penghisap rokok di dunia. Tahun 2025 diperkirakan akan bertambah hingga mencapai 1.640 juta orang. Setiap tahunnya, 4 juta orang meninggal dunia karena kasus yang berhubungan dengan tembakau. Tahun 2030, gambaran ini akan meningkat mencapai angka 10 juta. Berdasarkan laporan Badan Kesehatan Dunia (WHO) tahun 1999, sekitar 250 juta anak-anak di dunia akan meninggal karena tembakau apabila mengkonsumsi tembakau tidak dihilangkan atau dihentikan Merokok sangat berbahaya bagi kesehatan, karena rokok sendiri terdapat rubuan unsur zat kimia yang terkandung. Dengan merokok, sama saja menggunakan zat kimia, secara tidak langsung menghancurkan organ-organ tubuh. Secara garis besar, merokok dapat membahayakan kesehatan tubuh. Berdasarkan penelitian dokter berbagai penyakit dan jenis kerugian sebagai berikut: (1) timbulnya penyakit kanker (kanker darah, kanker otak, kanker kulit), (2) terjangkitnya penyakit jantung (kelainan jantung), (3) timbulnya bercak-bercak di paru-paru (paru-paru berlubang), (4) penyakit ginjal (karena tidak fungsinya ginjal).



DOI: https://doi.org/10.21831/jwuny.v16i5.4212

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c)