PEMANFAATAN LIMBAH UPACARA ADAT CANANG SEBAGAI MEDIUM PENCIPTAAN BUSANA RWA BHINEDA
Abstract
Penelitian ini mengkaji potensi pemanfaatan limbah upacara adat canang sebagai medium penciptaan busana dengan memadukan kain poleng dalam menghasilkan koleksi busana Rwa Bhineda. Tujuan penulisan adalah mengidentifikasi jenis dan karakter limbah canang yang dapat dimanfaatkan; merumuskan teknik pengolahan agar material organik dapat diaplikasikan pada busana; serta merancang prototipe busana yang mengintegrasikan unsur simbolik dan estetika Bali dalam kerangka sustainable fashion. Pendekatan penelitian adalah kualitatif-deskriptif yang mencakup kajian pustaka, studi lapangan malalui pengamatan dan wawancara, serta eksperimen desain dan pembuatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa janur dari canang dapat diawetkan dan diolah menjadi ornamen busana yang tahan pakai; kain poleng sebagai material simbolis dapat dipadukan dengan teknik manipulasi tekstil untuk menciptakan karya yang menghormati nilai kultural sekaligus memenuhi estetika kontemporer. Koleksi busana Rwa Bhineda memperlihatkan bahwa narasi budaya meningkatkan penerimaan konsumen dan nilai produk. Rekomendasi meliputi pengembangan modul pelatihan bagi perajin lokal, protokol sanitasi pengolahan bahan organik, serta model bisnis komunitas berbasis upcycling budaya.