STRATEGI KONSUMSI BERKELANJUTAN GEN Z MELALUI GAYA HIDUP GREEN FASHION TERHADAP FAST FASHION
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peningkatan konsumsi fast fashion di kalangan generasi Z, yang berdampak pada kerusakan lingkungan dan menguatkan pola konsumsi impulsif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi konsumsi berkelanjutan melalui adopsi gaya hidup green fashion sebagai respons atas fenomena tersebut. Pendekatan mixed method digunakan, melibatkan survei daring sebanyak 50 responden berusia 15–24 tahun di Bali dengan instrumen kuesioner berbasis skala Likert untuk memahami motivasi, preferensi, dan hambatan perilaku konsumsi berkelanjutan.Analisis data kuantitatif dilakukan melalui metodologi deskriptif dan kualitatif, menggunakan analisis tematik untuk identifikasi pola naratif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa mayoritas Gen Z memiliki kesadaran tinggi terhadap isu lingkungan dan mulai mengadopsi green fashion lifestyle seperti memilih produk preloved, thrifting, serta daur ulang pakaian, meskipun hambatan harga dan aksesibilitas masih menonjol sebagai tantangan utama. Gaya hidup green fashion pada Gen Z merepresentasikan sinergi antara kesadaran kritis, aksi nyata, dan keterlibatan digital, sehingga menjadi modal penting dalam transformasi industri fashion yang lebih bertanggung jawab. Penelitian ini menemukan adanya gap antara sikap dan perilaku, namun kolaborasi antara brand, komunitas, dan pembuat kebijakan serta edukasi berbasis digital dapat mempercepat transisi konsumsi berkelanjutan dan memperkuat implementasi gaya hidup green fashion nasional.