INOVASI KLEPON DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG TALAS UNTUK MENINGKATKAN KONSUMSI SERAT PADA REMAJA
Abstract
Asupan serat remaja Indonesia masih jauh di bawah rekomendasi WHO, sehingga meningkatkan risiko gangguan metabolisme dan penyakit kronis. Klepon merupakan jajanan tradisional berbasis tepung ketan, memiliki kandungan serat yang rendah. Penelitian ini bertujuan mengembangkan klepon dengan substitusi tepung talas untuk mengetahui daya terima remaja terhadap produk klepon substitusi tepung talas. Metode Penelitian menggunakan Reseacrh and Devolopment (R&D) dengan model 4D yaitu define, design, develop, dan disseminate. Formulasi terbaik dalam pembuatan klepon substitusi tepung talas dan kacang tanah adalah formulasi dengan substitusi tepung talas sebesar 15%. Hasil uji organoleptik pada produk acuan dan pengembangan menunjukkan bahwa hanya parameter warna yang tidak memiliki perbedaan signifikan (p > 0.05) , sedangkan parameter aroma, rasa, tekstur, dan keseluruhan menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0.05). Produk pengembangan memperoleh rerata skor lebih tinggi pada seluruh aspek, yang mengindikasikan bahwa panelis secara umum lebih menyukai produk pengembangan, terutama dari segi aroma, rasa, dan keseluruhan. Inovasi ini diharapkan menjadi alternatif camilan sehat yang membantu meningkatkan konsumsi serat pada remaja.