INOVASI NUGGET TINGGI SERAT BERBASIS JAMUR CHAMPIGNON SEBAGAI SUBTITUSI DAGING AYAM

Authors

  • Muhammad Najih Naufal Universitas Negeri Yogyakarta
  • Badraningsih Lastariwati Universitas Negeri Yogyakarta

Abstract

Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat mendorong pengembangan inovasi pangan yang bergizi dan berbasis nabati. Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah Shroom Bites, yaitu nugget tinggi serat berbahan dasar jamur champignon sebagai alternatif pengganti daging ayam. Inovasi ini merupakan bagian dari proyek mata kuliah Inovasi Produk Boga. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) menemukan resep Shroom Bites, 2) menentukan penyajian dan kemasan produk, 3) mengetahui tingkat kesukaan masyarakat terhadap produk, dan 4) menganalisis business model canvas Shroom Bites.  Metode pengembangan produk meliputi tahapan: persiapan bahan, pencampuran, pencetakan, pengukusan, dan penggorengan. Bahan utama yang digunakan adalah jamur champignon, tepung kedelai, pati, serta tambahan bumbu rempah untuk meningkatkan cita rasa. Proses pengemasan dan penyajian dirancang dalam bentuk kemasan satuan praktis menggunakan aluminium foil dan stiker produk. Hasil penelitian menunjukkan: 1) resep Shroom Bites berhasil diformulasikan dengan kombinasi bahan yang menghasilkan tekstur, rasa, dan tampilan yang baik; 2) kemasan satuan dinilai praktis dan menarik; 3) uji organoleptik menunjukkan tingkat kesukaan yang tinggi dari panelis terhadap rasa, tekstur, dan aroma; dan 4) analisis business model canvas menunjukkan potensi produk untuk dikembangkan secara komersial sebagai pangan fungsional tinggi serat.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

[1]
Naufal, M.N. and Lastariwati, B. 2025. INOVASI NUGGET TINGGI SERAT BERBASIS JAMUR CHAMPIGNON SEBAGAI SUBTITUSI DAGING AYAM. Prosiding Pendidikan Teknik Boga Busana. 20, 1 (Dec. 2025).