SIOMORIN: SIOMAY AYAM BERBASIS DAUN KELOR SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL ANTIOKSIDAN PENUNJANG IMUNITAS UNTUK GEN Z

Authors

  • Balqis Adilah Universitas Negeri Yogyakarta
  • Fitri Rahmawati Universitas Negeri Yogyakarta

Abstract

Siomay merupakan salah satu jenis makanan tradisional yang masih banyak digemari oleh berbagai kalangan masyarakat Indonesia. Penambahan daun kelor sebagai bahan pangan fungsional pada siomay menghasilkan produk inovatif bernama Siomorin, yaitu siomay ayam berbasis daun kelor yang dikembangkan untuk mendukung kesehatan dan imunitas, khususnya bagi generasi Z. Daun kelor (Moringa oleifera) diketahui mengandung antioksidan tinggi dan zat gizi mikro penting yang bermanfaat bagi daya tahan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan konsumen terhadap siomay ayam berbasis daun kelor. Metode yang digunakan adalah uji hedonik dengan skala 1-5 terhadap dua jenis produk, yaitu siomay ayam biasa sebagai kontrol dan Siomorin sebagai produk inovasi. Uji dilakukan oleh 80 panelis dengan penilaian meliputi aspek warna, aroma, rasa, tekstur, kemasan, dan sifat keseluruhan. Data dianalisis menggunakan uji paired t-test melalui perangkat lunak JASP. Hasil analisis menunjukkan bahwa Siomorin memiliki rerata nilai lebih tinggi dibandingkan siomay biasa pada hampir seluruh parameter. Terdapat perbedaan yang signifikan pada parameter tekstur (p=0,037) dan kemasan (p=0,012), sementara parameter lainnya tidak menunjukkan perbedaan signifikan (p>0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa penambahan daun kelor tidak menurunkan tingkat kesukaan konsumen, bahkan dapat memberikan nilai tambah pada gizinya. Dengan mempertahankan cita rasa khas siomay dan menambahkan manfaat fungsional dari daun kelor, Siomorin berpeluang menjadi alternatif pangan sehat yang cocok bagi Gen Z.

Downloads

Published

2025-12-28

How to Cite

[1]
Adilah, B. and Rahmawati , F. 2025. SIOMORIN: SIOMAY AYAM BERBASIS DAUN KELOR SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL ANTIOKSIDAN PENUNJANG IMUNITAS UNTUK GEN Z. Prosiding Pendidikan Teknik Boga Busana. 20, 1 (Dec. 2025).