MODEL PERENCANAAN PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL BAGI CALON GURU TATA BUSANA

Sri Endah Wahyuningsih

Abstract


Pendidikan Kewirausahaan merupakan salah satu program Kementerian Pendidikan Nasional dan program DIKTI yang pada intinya adalah pengembangan jiwa kewirausahaan yang bertujuan untuk membangun manusia yang berjiwa kreatif, inovatif, sportif, mandiri, berani mengambil resiko, berorientasi pada tindakan, kepemimpinan dan kerja keras. Kemandirian dan kompetensi kewirausahaan seorang calon guru lulusan LPTK sangat diperlukan dalam kerangka memecahkan masalah pengangguran lulusan SMK pariwisata dan menghadapi era persaingan yang demikian ketat dalam mendapatkan lapangan pekerjaan sebagai PNS sehingga perlu peningkatan kompetensi dan jiwa kewirausahaan. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kebutuhan model manajemen khususnya perencanaan dan pengorganisasian pendidikan kewirausahaan berbasis keunggulan lokal bagi calon guru tata busana di LPTK untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Melalui penelitian ini akan dikembangkan model manajemen pendidikan kewirausahaan yang dikaji 4(empat) fungsi manajemen yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan Evaluasi. Penelitian dilakukan di Unnes dan UNY dengan responden pimpinan dan dosen serta calon guru di prodi tata Busana serta didukung responden pengguna ( pimpinan dan guru) dari 6 SMK keahlian Tata busana di wilayah Semarang, Salatiga, dan Demak. Hasil penelitian dianalisis dengan deskriptif persentase. Hasil analisis kebutuhan model perencanaan pendidikan kewirausahaan dalam penyiapan calon guru Tata busana di LPTK dengan ditunjukkan jawaban sangat setuju dalam kategori sangat membutuhkan sesebesar sebagian besar 48,15 % dan jawaban setuju dalam ketegori membutuhkan sebesar 18,52 % dan dibutuhkannya perencanaan baik strategi, materi dan SDM. Kebutuhan Perencanaan ditunjukkan dengan adanya kebutuhan peningkatan kompetensi calon guru maupun guru, pemetaan
Seminar Nasional 2016 “Professional Responsibility Pendidik Dalam
Menyiapkan SDM Vokasi Abad 21” Jurusan PTBB FT UNY, 15 Oktober 2016 72
kebutuhan, renstra, perencanaan produk, perangkat pembelajaran, dana, panduan, prosedur, waktu, sarana, peningkatan jumlah wirausaha, dan kebutuhan penanggung jawab serta nara sumber.
Simpulan penelitian menunjukkan adanya kebutuhan pengembangan perencanaan strategi, SDM dan bahan dalam mendukung pendidikan kewirausahaan melalui perkuliahan praktek yang terintegrasi agar menghasilkan calon guru busana yang kompeten di bidang kewirausahaan


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.